Harga Emas, Perak, Platinum, Palladium
     
Harga Emas Tertinggi Terendah Hari Ini

Awal Minggu Tanpa Arah Yang Pasti Karena Adanya Kenaikan Emas

Harga emas turun pada awal minggu karena tidak adanya dukungan dari instrumen keuangan.

Sulit untuk membedakan apakah ini hanya pengaruh dari musim liburan di hari Senin di awal Agustus atau apakah ini pengaruh dari turunnya harga minyak.

Kami juga bersemangat menunggu laporan tenaga kerja Juli yang akan keluar Jumat ini.

Minyak mentah West Texas Intermediate berada tepat di $40 per barel (setelah menetap 3,85%) dan, dari sudut pandang fundamental, ia akan cenderung menurun kecuali di beberapa peristiwa eksternal besar yang memepengartuhi perubahan arah komoditas ini.

Secara signifikan, emas bergerak maju bahkan terhadap dolar AS yang menguat. Seluruh logam mulia meningkat termasuk paladium yang menyentuh harga tertinggi dalam tiga belas bulan di perdagangan sore hari.

Tidak mengherankan jika kemudian dolar mencoba untuk menguat setelah turun 2% pekan lalu melawan mata uang biasa.

Data pertumbuhan AS yang dirilis pada akhir pekan lalu berefek menurunkan dollar dan banyak pedagang telah berpikir bahwa dollar oversold, terutama terhadap yen.

Analis dolar konservatif berpendapat mungkin ada lebih banyak kesempatan untuk melemahnya dolar, mengingat adanya perubahan suku bunga. Omer Esiner, kepala analis pasar di Commonwealth Foreign Exchange di Washington mencatat juga, bahwa penurunan dolar pada Jumat setelah lima minggu berturut-turut mendulang keuntungan, “bisa dibilang tidak terlalu berpengaruh dengan penurunan harganya.”

Dengan demikian, maka kita harus mencatat bahwa dolar tidak mendapatkan keuntungan pada hari Senin setelah data menunjukkan bahwa sektor manufaktur ekonomi AS pada bulan Juli berkembang dengan kecepatan yang lebih lambat dari pada bulan sebelumnya dan tidak sesuai harapan.

Imbal hasil obligasi 10-tahun tidak naik dan turun, namun tepat di sekitar 1,50%.

Di Asia, ekuitas terbesar ada di Hong Kong, diikuti oleh Tokyo, Shanghai, namun Shanghai turun hampir 1%.

Eropa menurun karena adanya stress test bank yang mempengaruhi saham keuangan. Energi juga berefek pada DAX, CAC dan FTSE.

S & P mencapai intraday tertinggi baru tapi tidak bisa bertahan lebih lama. Dow melemah. NASDAQ menemukan kekuatan melalui penggerak pasar seperti Apple, yang naik sekitar setengah persen. Sekali lagi perusahaan menunjukkan ketahanan. (Pr)



Informasi dan Berita Lainnya:

Share

Komentar

Leave a Reply




%d bloggers like this: