Harga Emas, Perak, Platinum, Palladium
     
Harga Emas Tertinggi Terendah Hari Ini

Bank Sentral Masih Membeli Emas

Meskipun mengalami sell-off tajam pada hari Rabu, harga emas dan perak sepenuhnya pulih dan bahkan emas mencatat kenaikan mingguan terbaik sejak Februari. Kedua logam mulia tersebut mendapat support dan naik lebih tinggi karena lebih banyak data ekonomi yang menurun dan menekan pasar, memicu spekulasi untuk pelonggaran tambahan Federal Reserve. Selain itu, bank sentral di seluruh dunia masih terus membeli logam safe haven.

Pergerakan logam mulia bagus sejak Ketua Fed Ben Bernanke mengatakan “instrumen pelonggaran sangat banyak dan bergerak dengan sesuai dan kami tidak akan ragu untuk menggunakannya,” awal pekan ini. Namun, keuntungan emas dan perak juga dikarenakan data baru bruto produk domestik (GDP) yang menunjukkan Bernanke mungkin akan tergoda untuk menggunakan instrumen tersebut lebih cepat dari yang diharapkan. Pada hari Jumat, Departemen Perdagangan mengumumkan bahwa pertumbuhan ekonomi AS menurun ke suku bunga terlambat sejak kuartal ketiga tahun 2011. GDP, acuan ukuran dari semua barang dan jasa yang diproduksi di suatu negara, tumbuh pada tingkat tahunan 2,2 persen dalam kuartal pertama, perkiraan turun sebesar 2,5 persen.

Jim Baird, kepala strategi investasi di Plante Moran Financial Advisors, menjelaskan, “Sementara ekonomi terus tumbuh pada kuartal pertama, ekspansi berjalan lambat dan di bawah standar dari perspektif historis. Perekonomian masih tidak menentu dan membuat perekonomian dunia melambat,” menurut Forbes. Sementara pasar mengantisipasi pelonggaran lebih dari Fed, Bank of Japan telah mengumumkan untuk membeli tambahan ¥10 triliun obligasi pemerintah Jepang. Bank sentral sepakat untuk memperluas program pembelian aset menjadi 70 triliun yen, untuk mendekati suku bunga nol. Pengumuman ini memperkuat penurunan untuk mata uang fiat.

Bank-bank sentral seluruh dunia terus mempersiapkan devaluasi mata uang dengan membeli emas. Menurut data terbaru yang dirilis oleh International Monetary Fund, Meksiko menambahkan 16,8 ton emas bernilai sekitar $900 juta untuk cadangannya pada bulan Maret. Sementara itu, Rusia dan Turki menambahkan masing-masing sekitar 16,5 ton dan 11,5 ton. Bank-bank sentral di seluruh dunia menambahkan 440 ton emas tahun lalu, merupakan yang tertinggi dalam hampir 50 tahun dan kemungkinan besar akan lebih lagi tahun ini.

“Bank sentral memperluas cadangan karena kekhawatiran tentang dolar, euro, sterling dan semua mata uang fiat. Ada peningkatan realisasi di antara para pelaku bank sentral bahwa emas adalah alternatif yang tidak terlalu berisiko untuk mata uang kertas kebanyakan dan survei terbaru menunjukkan bahwa sebagian besar cadangan bank sentral menguntungkan terhadap emas. Menandakan keadaan dari para pelaku bank sentral di dunia, 71 persen dari mereka yang disurvei mengatakan emas adalah investasi yang lebih menarik daripada sebelumnya pada awal tahun lalu. “

Share

Komentar

Leave a Reply