Harga Emas, Perak, Platinum, Palladium
     
Harga Emas Tertinggi Terendah Hari Ini

Brexit Menguntungkan Emas, Namun Terhambat Oleh Menguatnya Dollar

Efek Brexit masih terus berpengaruh terhadap pergerakan perekonomian dunia. Semalam, emas naik hingga sekitar 1330an, namun kembali turun pada profit taking dan adanya sentiment rally membuat emas tidak bisa bertahan.

Efek Brexit ini akan terus ada untuk sementara hingga pelepasan Inggris dari Eropa final atau hingga adanya referendum kedua yang merupakan solusi rumit tapi lebih baik untuk Great Britain dan dunia.

“Petisi tentang diadakannya referendum kedua telah mendapatkan jumlah tanda tangan sebanyak lebih dari 30 kali lipat dari jumlah yang ditetapkan untuk sebuah petisi. Dan petisi yang akan dipertimbangkan oleh Komite adalah petisi yang mencapai tanda tangan lebih dari 100.000,” kata Alan Renwick, seorang ilmuwan politik di Unit Konstitusi di University College London.

“Komite akan mengadakan pertemuan besok, dan mereka akan memutuskan apakah petisi ini layak untuk dibawa ke Parlemen sebagai bahan pertimbangan.

Sementara itu, di dunia ekuitas, persaingan Eropa dan Amerika sedang berlangsung, meskipun kondisi dollar sudah kembali stabil.

Asia nampaknya telah kebal terhadap efek ini.

Indeks Nikkei naik 2,40%. Shanghai naik 1,45%. Hong Kong Hang Sen, karena adanya kerja sama dengan perbankan London sehingga nilainya menurun sedikit.

Masataka Kunugimoto, seorang analis di Nomura, mengatakan Brexit akan berdampak negatif cukup besar pada penjualan mobil Jepang karena menguatnya yen membuat ekspor kurang kompetitif.

Kunugimoto melanjutkan dengan mengatakan dalam sebuah konsultasi untuk klien bahwa ia memperkirakan laba rata-rata dari penjualan mobil Jepang akan berkurang sekitar $833 juta untuk setiap ¥1 penguatan terhadap dolar AS.

Euro hampir menurun 100% terhadap USD dan Poundsterling melemah 3.75%.

Minyak mentah West Texas Intermediate jatuh hingga $46 per barrel karena menguatnya dollar dan karena ketakutan banyak pihak atas adanya Brexit yang akan memperlamban pergerakan perekonomian dunia.

Namun di akhir sesi perdagangan reguler, bagaimanapun juga minyak akan pulih

Pada perdagangan setelah sesi, WTI turun 1,90% ($ 46,70) dan Brent North Sea turun 1,75% ($ 47,58).

Karena perkiraan akan dibutuhkannya Safe Haven untuk trading di luar emas dan yen, pedagang mendorong hasil obligasi AS selama 10 tahunan turun hingga 1.45%.

Besok, para pemburu bargain akan kembali ke pasar Eropa dan Amerika, dan untuk sementara menghindari ekuitas Jepang karena permasalahan yang sudah di jelaskan di atas. (Pr)

 



Informasi dan Berita Lainnya:

Share

Komentar

Leave a Reply




%d bloggers like this: