Harga Emas, Perak, Platinum, Palladium
     
Harga Emas Tertinggi Terendah Hari Ini

Dollar Melemah, Harga Emas Menguat

Harga emas menuju ke $1,700 per ounce sebagaimana melemahnya U.S dollar dan juga momentum pembelian.

Emas untuk pengiriman Desember bertambah $21.60 berada di $1,682.60 per ounce di Comex division New York Mercantile Exchange. Harga emas diperdagangkan setinggi $1,693.90 dan serendah $1,662 per ounce sementara harga spot emas naik $16, menurut index emas Kitco.

Harga silver bertambah 79 sen berada di $32.78 per ounce sementara index U.S dollar kehilangan 0.92% pada $76.90.

Harga emas menguat karena U.S dollar melemah yang mana membuat harga metal menjadi lebih murah di beberapa mata uang lainnya.

“Kami percaya trading yang lebih tinggi frekuensinya akan terjadi setelah harga menyentuh $1,675,” menurut George Gero, wakil presiden senior untuk RBC Capital Market, sebagaimana “momentum yang lebih baik, volume yang lebih tinggi, moving average yang lebih tinggi dan open position yang lebih tinggi juga akan segera terjadi.” Gero mengatakan emas akan terus menanjak dan akan memberikan pengatur keuangan uang lebih untuk menambah posisi di emas.

Bob Haber, COE Haber Trilix, juga menegaskan bahwa sentimen saat ini sangat menurun dikarenakan harga emas yang mengalami koreksi pada September sebanyak 10%. “[Kami melihat] rasa pesimis tersebut sudah mulai memudar beberapa minggu yang lalu … menciptakan short term yang membuat emas menguat.

Satu keyakinan yang muncul adalah bahwa saham dan emas bergerak lebih tinggi di tengah harapan bahwa para pemimpin zona euro akan datang dengan rencana untuk rekapitalisasi bank. Saham bereaksi terhadap kemungkinan tindakan tegas dari Eropa untuk menampung krisis utang sementara emas bergerak lebih tinggi pada asumsi bahwa Bank Sentral Eropa akan dipaksa untuk memompa lebih banyak uang ke dalam sistem.

“Kami merasa seperti kita menunggu satu lagi pengumuman dari kembalinya rally emas,” kata Haber bahwa “entah bagaimana melalui beberapa jenis TARP … [ECB] akan mencetak uang dengan mudah.” Jika Cina atau Brazil menurunkan suku bunga atau jika Federal Reserve mengumumkan stimulus lain,keduanya bisa berfungsi untuk menjadi katalisator bagi harga emas.” Itu adalah penghalang terakhir untuk emas untuk keluar dari pola memegang ini.”

Pelepasan menit dari Fed’s Federal Open Market Committee pada September memberikan sedikit cahaya pada pertanyaan pelonggaran moneter lebih lanjut di AS. Putaran stimulus lainnya jelas di atas meja, tetapi presiden-presiden merasa bahwa sebuah pembelian  program aset besar mungkin hanya meningkatkan inflasi dan tidak melejitkan perekonomian. Jika deflasi dipicu – harga yang lebih rendah – maka pelonggaran lebih bisa dikendalikan. Harga emas tetap stabil setelah dirilis.

Share

Komentar

Leave a Reply