Harga Emas, Perak, Platinum, Palladium
     
Harga Emas Tertinggi Terendah Hari Ini

Emas Turun, Tembaga Naik 7% Akibat dari Data Pekerjaan AS

Untuk minggu ini, bagaimanapun, emas mendapat dukungan dari keputusan Bank Sentral Eropa untuk menurunkan suku bunga dan dari kekuatan permintaan fisik hingga akhir minggu yaitu 0,7% lebih tinggi.

Tembaga berjangka naik  hampir 7% , keuntungan terbesar dalam satu hari tersebut adalah keuntungan terbesar selama lebih dari dua setengah tahun terakhir, karena data pekerjaan mencerahkan prospek permintaan untuk industri logam.

Emas untuk pengiriman Juni turun $ 3,40, atau 0,2%,  menetap di $ 1,464.20 per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange.

Kontrak perak Juli naik 18 sen, atau 0,8%, menetap di  $ 24,01 per ounce, naik 1% dari seminggu yang lalu.

Ekonomi AS menciptakan sejumlah 165.000 pekerjaan pada bulan April, Departemen Tenaga Kerja mengatakan pada Jumat. Jumlah tersebut melampaui  perkiraan ekonom  yaitu sebesar 135.000, survei yang dilakukan oleh MarketWatch. Percepatan dalam mempekerjakan menurunkan tingkat pengangguran menjadi 7,5%,  level terendah sejak Desember 2008.

Tepat sebelum data dirilis, harga emas diperdagangkan sekitar $ 13 per ounce lebih tinggi dari harga penutupan Kamis, kemudian setelah data dirilis mereka jatuh sekitar $ 10 lebih rendah.

Jika mempekerjakan terus meningkat pada kecepatan saat ini untuk dua sampai tiga bulan ke depan, yang akan menjadi “bearish untuk safe havens seperti emas dan perak,” kata Chintan Karnani, seorang analis bullion independen yang berbasis di New Delhi.

Hanya pemotongan suku bunga oleh Bank Sentral Eropa dan permintaan emas fisik perusahaan di Asia yang mendukung harga emas, katanya.

Dealer bullion melaporkan kenaikan yang mengesankan pada bulan April penjualan emas batangan.

Will Rhind, managing director ETF Securities mengatakan bahwa permintaan terutama terlihat  oleh pedagang  emas koin / bar dan dealer emas (bank bullion) yang bekerja atas nama bank sentral dan pemain fisik dari institusi besar lainnya. “

Kenaikan Tembaga

Tembaga untuk pengiriman Juli melonjak 21 sen, atau 6,8%, ke tiga minggu tinggi senilai  $ 3,315 per pon. Kenaikan sekitar 4% untuk minggu ini.

Persentase kenaikan Jumat adalah yang terbesar setidaknya sejak Oktober 2011, menurut data FactSet.

Setiap adanya pertumbuhan yang signifikan dalam ISM atau PDB selalu berdampak baik untuk tembaga, karena adanya utilitas universal, “kata Jeffrey Wright, seorang managing director di Global Hunter Securities.
Namun hingga tahun ini, harga tembaga berjangka sekitar 10% lebih rendah.

Dalam sebuah catatan pada hari Kamis, Albert Edwards, seorang analis di Societe Generale, mengatakan bahwa tembaga mengisyaratkan peringatan dini bahwa ini adalah waktu untuk keluar dari ekuitas.

Tembaga sering disebut sebagai “Dr. Tembaga” karena kemampuannya untuk beradaptasi sebagai indikator untuk tren ekonomi dan pasar ekuitas. Suatu bagan tembaga Comex berjangka dan S & P 500 SPX 1,05% menunjukkan bahwa harga tembaga telah mengalami penurunan tajam sampai saat ini, sedangkan S & P 500 telah naik, menyamai kedudukan intraday yang tinggi pada hari Jumat.

Pada perdagangan Comex lainnya, Platinum pada bulan Juli PLN3 -0.01% naik US $1, atau 0,1%, menjadi $1,501.20 per ounce. Pada bulan Juni, harga palladium PAM3 -0.02% ditutup pada $693,30 per ounce. Kedua kontrak tersebut naik sekitar 1,7% untuk minggu ini.

Arus keluar Emas ETP

Barclays menegaskan pada hari Jumat bahwa outflow harga emas yang diperdagangkan mencapai rekor pada bulan April, dengan net outflow dari 176 metrik ton. Sampai tahun ini, net outflow sudah mencapai 343 metrik ton. Dalam sebuah catatan terdapat update untuk salah satu isu yang muncu pada tanggal 29 April yang menyatakan bahwa outflow siap untuk menjadi acuan.

“Outflow ETP tetap menjadi kunci risiko downside harga dalam waktu dekat,” ujar analis Barclays pada hari Jumat. “Tapi “kerentanan lebih lanjut ETF harus bisa dikembalikan ke harga di atas $ 1.500 per ounce atau ekuitas pasar underperform menguatan korelasi antara keduanya. “

Harga emas pada hari Kamis naik $ 21,40, atau 1,5%, yang dipengaruhi oleh stimulus segar dari ECB.

Bank sentral menurunkan suku bunga refinancing sebesar seperempat poin persentase menjadi 0,5%, dan menurunkan tingkat suku bunga atas fasilitas pinjaman marjinal sebesar 0,5 poin persentase menjadi 1%. Presiden ECB Mario Draghi mengatakan kebijakan moneter akan tetap “akomodatif.”

Data ketenagakerjaan Federal Reserve pada hari Jumat diharapkan menghasilkan keputusan pada minggu ini untuk terus membeli $85 juta per bulan dalam aset sampai ada peningkatan substansial dalam pasar tenaga kerja.

Analis mengatakan stimulus moneter bisa memberikan tekanan pada dolar AS DXY -0.13%, yang pada gilirannya dapat membantu harga emas terhadap mata uang dolar. Kebijakan moneter yang mudah juga dapat meningkatkan risiko inflasi, dan emas dipandang sebagai pelindung nilai inflasi.

Harga emas baru saja pulih setelah aksi penjualan besar-besaran pada bulan April. Sampai tahun ini, harga emas masih turun sekitar 13%. (tr-pr)

 

Share

Komentar

Leave a Reply