Harga Emas, Perak, Platinum, Palladium
     
Harga Emas Tertinggi Terendah Hari Ini

Emas Menjadi Aset yang kurang menarik, menurut Analis ABN Amro

Seorang analis di ABN Amro memperkirakan harga emas akan tetap di bawah tekanan meskipun terdapat peningkatan dalam harga.

Pada hari Rabu, Emas berjangka Comex untuk Agustus dibuka pada $ 1,348.70. Analis ABN Amro mengharapkan untuk melihat lebih banyak tekanan jual dalam waktu jangka pendek. Pada pukul 12:51, emas EDT Agustus diperdagangkan pada $ 1,328.9, naik $ 9,40 atau 0,72% pada hari itu.

“Selama harga emas masih tetap berada di bawah USD 1.525 / ons, prospek teknikal akan tetap negatif, dan investor memiliki kecenderungan untuk menjual,” kata Georgette Boele, analis sebuah bank dalam sebuah catatan penelitian yang dirilis pada hari Kamis.

Catatan Boele adalah update untuk perkiraan yang sebelumnya diterbitkannya pada 26 Juni. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa ia menurunkan proyeksi akhir tahun nya hingga $ 1.100 dan perkiraan untuk akhir tahun 2014-nya bahkan sampai $ 900 dari perkiraan awal $ 1.000.

Menurut Boele, beberapa faktor akan terus menyeret harga emas turun dalam jangka waktu dekat dan jangka panjang termasuk emas di saham dan bursa produk. Dia menambahkan bahwa pasar masih berharap bahwa Fed akan mulai membatasi stimulus moneter karena keadaan ekonomi terus membaik pada 2013 dan 2014.

Meskipun investor berharap membaiknya perekonomian akan membantu kondisi komoditas pada umumnya, namun harga emas diperkirakan akan tetap turun.

“Emas tidak dimanfaatkan untuk siklus global, tidak memperoleh pemasukan dan potensi capital gain mulai redup,” katanya. “Harga emas memiliki kecenderungan untuk turun drastis dalam lingkungan ekonomi AS yang kuat, inflasi relatif rendah, dan pasar mulai mengantisipasi tarif Fed yang lebih tinggi.”

Karena melemahnya permintaan di India menjadikan pemerintah dan bank sentral terus menargetkan untuk mengurangi inflasi defisit transaksi emas di negara itu, yang menjadi faktor lain yang bisa menyeret harga menjadi lebih rendah.

Sejak bulan Mei, Reserve Bank of India dan pemerintah India telah membatasi impor emas dan menjadi 8% dari 6%. Pada tanggal 22 Juli bank sentral menambah pembatasan dan memberlakukan peraturan baru bahwa importir harus menyisihkan 20% emasnya untuk re-ekspor sebagai bahan pembuat perhiasan. Pembatasan tersebut tampaknya menyebabkan impor emas dan perak jatuh hingga $245 milyar pada bulan Juni, jauh lebih rendah dibandingkan impor pada bulan Mei senilai $8.390.000.

Perak lebih stabil daripada Emas

Meskipun perak tidak mengalami kenaikan pada tahun 2013, namun menurut Boele perak akan pulih pada tahun 2014.

“Seperti halnya emas, investor harus bertanya pada diri sendiri mengapa mereka tetap menyimpan perak. Hal Ini tidak memberikan pendapatan, volatilitas baru-baru ini dipandang sebagai hal yang  tidak diinginkan.

Boele mengatakan bahwa perak akan memperkuat industri. Dia menambahkan bahwa permintaan industri terbanyak atau terkuat untuk perak berada di Amerika Serikat dan China.

ABN Amro mengharapkan perak untuk berada sekitar $ 16 per ounce pada akhir tahun, tetapi menurut perkiraan Boele, logam akan berakhir di $ 18  pada tahun 2014 dan mencapai $ 23  pada akhir 2015. (Tn, Pr, Dn)

Share

Komentar

Leave a Reply