Harga Emas, Perak, Platinum, Palladium
     
Harga Emas Tertinggi Terendah Hari Ini

Emas dan Perak Berada Di Harga Terendah Sejak 19 Januari karena Fed memicu dolar AS Rally

Harga emas pada hari Rabu merosot ke angka terendah mereka dalam 12 minggu, mengikuti saham dan komoditas lain setelah kebijakan terakhir Federal Reserve memotong harapan akan stimulus moneter lebih lanjut.

Emas pengiriman Juni turun  $ 57,90 atau 3,5%, di $ 1,614.10 per ons pada divisi Comex New York Mercantile Exchange. Itu adalah angka emas terendah sejak 9 Januari.

Perak juga mengalami kerugian tajam, dengan kontrak Mei turun $ 2,22 atau 6,7% ke $ 31,04 per ons. Itu menyelesaikan perak terendah sejak 19 Januari.

“Kabar baik dari drama aksi penjualan emas berubah menjadi menjadi berita buruk” untuk logam saat harapan pelonggaran terputus, George Gero mengatakan dalam sebuah catatan wakil presiden dengan RBC Wealth Management di New York.

Setelah kerugian tajam dan menjelang akhir pekan panjang, tingkat dukungan emas berikiutnya adalah $ 1.600 per ons, kata Charles Nedoss, ahli strategi pasar  Olympus Futures di Chicago. Komoditas dan pasar lain akan ditutup  pada Jumat Agung.

Saham berakhir turun setelah hasil terbaru pertemuan  Federal Reserve dikeluarkan.

Rabu sebelumnya, Automatic Data Processing Inc. menunjukkan pasar tenaga kerja berimprovisasi dan meningkat ke 209.000 pada bulan Maret.

Laporan ADP sektor swasta dan publik menyusul laporan Departemen Tenaga Kerja pada hari Jumat.

Selain logam yang melemah tajam, minyak juga turun. Indeks Dow Jones baru-baru ini turun 148 poin ke 13.050.
Harga Minyak Turun2,4%.

Biasanya emas dipandang sebagai investasi safe haven, tapi akhir-akhir ini berubah sebagai komoditas yang lebih tradisional.
Perilaku ini “menunjukkan emas masih didorong oleh unsur-unsur spekulatif, bukan oleh investor jangka panjang,” kata analis di Commerzbank.

Di pasar mata uang, dolar AS menguat terhadap rival utamanya, memberi tekanan pada komoditas denominasi dolar Seperti emas.
Indeks dolar naik menjadi 79.785, dari 79.410 di Amerika Utara dalam perdagangan Selasa malam.

“Dampak dari dolar AS yang lebih tinggi pada harga emas mengingatkan Bahwa Sebagian besar emas Diinvestasikan di AS,” Ahli Strategi di National Australia Bank mengatakan. “Dalam jangka menengah ke jangka panjang, kami berharap kepastian seputar situasi utang Eropa muncul, sementara dolar AS yang relatif kuat dan kembali ke fundamental untuk membantu menurunkan harga,” tambahnya.

National Australia Bank memperkirakan emas diperdagangkan di kisaran $ 1.620 per ons pada kuartal Juni.

Logam lainnya akan mengikuti pergerakan emas dan perak.

Tembaga Mei turun 13 sen, atau 3.3%, ke $3.79 per pound.

Palladium pengiriman Juni turun $26.85 atau 4.1%, ke $632.75 per ons. Sementara platinum pengiriman Juli turun $61.90 atau 3.7% ke $1,598.60 per ons.

Share

Komentar

Leave a Reply