Harga Emas, Perak, Platinum, Palladium
     
Harga Emas Tertinggi Terendah Hari Ini

Emas di Prediksi Berkisar di Level $1200 Akhir Tahun Ini

Harga emas akan kembali ke $ 1.200 di paruh kedua tahun 2017, karena pasar terpengaruh dengan  Fed yang lebih hawkish di tengah prospek ekonomi yang membaik. OCBC  juga mengingatkan agar tidak mengesampingkan risiko geopolitik.

Optimisme cenderung mendominasi paruh kedua tahun ini, karena banyak ancaman geopolitik yang tidak berjalan atau gagal akan memberi dampak signifikan pada pasar, tulis ekonom OCBC Barnabas Gan.

“Pengamat pasar bisa dibilang menyadari bahwa ketahanan ekonomi global melihat sedikit fragmentasi meskipun ada voting Brexit, AS juga tidak melihat tanda-tanda resesi yang jelas mengenai pemilihan Donald Trump sebagai presiden, tidak ada satupun tes rudal oleh Korea Utara yang memicu Risiko intervensi militer, “kata Gan dalam laporan tersebut. “Kami menggambarkan tren  emas menjadi $ 1.200 / oz di akhir tahun.”

Perdagangan global berusaha untuk memperbaiki diri  dan Fed mengekspresikan kesiapannya untuk mengencangkan suku bunga  lebih lanjut, menyusul kenaikan suku bunga terkini.

“Harga emas telah turun ke level yang lebih rendah dari retorika FOMC hawkish baru-baru ini dalam pertemuan FOMC terakhir,” kata Gan. “Bank sentral mengharapkan bahwa ‘kekuatan yang sedang berlangsung … akan menjamin kenaikan bertahap dalam tingkat dana federal’, sementara juga berencana menerapkan program normalisasi neraca akhir tahun ini.”

Grafik dot-plot Fed menunjukkan kenaikan suku bunga ketiga akhir tahun ini, yang akan memberi tekanan tambahan pada harga emas.

“Mengingat bagaimana harga emas bereaksi dari pernyataan FOMC baru-baru ini, emas bisa terus turun lebih jauh ke dalam 2H17 terutama jika data AS-sentris tetap positif, sehingga mendorong ekspektasi lebih lanjut untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut dan pengurangan neraca akhir tahun ini,” lanjut Gan.

OCBC tidak mengesampingkan ketegangan geopolitik, mencatat bahwa ketidakpastian masih mungkin bisa terjadi karena tidak jelas bagaimana sejumlah peristiwa penting nantinya akan terjadi.

Kenyataannya, rally emas tahun 2017 didorong oleh “permulaan penghindaran risiko, yang dipimpin oleh ketegangan geopolitik dan ketidakpastian pertumbuhan lainnya,” terang Gan. “Dalam kecerahan tersebut , meski kita tetap bearish pada harga emas, kita akui bahwa ketegangan geopolitik masih ada hingga saat ini, terutama provokasi rudal Korea Utara yang terus berlanjut dan negosiasi Brexit.”

“Seperti yang dikemukakan dalam laporan kami sebelumnya, faktor-faktor ini sangat penting bagi harga emas, namun juga sangat tidak dapat dipertanyakan, mengingat banyak cara skenario ini dapat berjalan dengan baik, serta banyaknya tingkat keparahan yang mungkin terjadi di bulan-bulan mendatang,” tambah Gan.

(tr)

Share

Komentar

Leave a Reply