Harga Emas, Perak, Platinum, Palladium
     
Harga Emas Tertinggi Terendah Hari Ini

Emas Ditutup Menurun Sebagaimana Fokus Masih Pada Krisis Hutang

Silver Turun 1.3% sedangkan Pergerakan Tembaga Flat 

 

Emas berjangka ditutup menurun pada Kamis, setelah berkutat diantara keuntungan kecil dan kerugian, karena investor menyambut baik berita bahwa anggota parlemen Jerman memilih untuk meningkatkan ukuran dan fleksibilitas dari dana penyelamatan Eropa.

Emas untuk pengiriman bulan Desember turun 80 sen, atau 0.1%, di $1,617.30 di Comex division of the New York Mercantile Exchange. Emas diperdagangkan diatara lebih rendah dari $1,585 dan lebih tinggi dari $1,637.90.

“Salah satu masalah emas jangka pendek adalah berkurangnya ekspektasi inflasi dan hasil yang lebih tinggi dari saham,” kata Richard Hastings strategis makro di Global Hunter Securities.

Kontrak perak pada Desember naik 39 sen, atau 1,3%, menjadi $30.522 per ounce, setelah turun 4.5% di musim sebelumnya. Tembaga untuk pengiriman Desember ditutup dengan harga yang hampir flat, pada $3.246 per pon, setelah turun 5.6% di musim sebelumnya. Perkembangan lambat dari Cina, jumlah pembeli tembaga, membuat harga tembaga menurun bulan ini, menurut para analis.

“Cina merupakan roda penggerak market tembaga,” kata Frank Lesh, broker dan analis perdagangan berjangka di Future Path Trading. “Jika mereka membeli, kita naik, dan jika mereka tidak membeli, kita turun, dan sekarang, mereka tidak membeli.”

Sementara itu, platinum pada Oktober turun $5.90, atau 0.4%, menjadi $1,528.30 per ounce. Paladium pada Desember menurun $11.15, atau 1.8%, menjadi $623.60 per ounce.

Pergerakan di metal adalah karena dolar kalah dalam melawan mata uang utama, termasuk kenaikan Euro sebesar 0.8% menjadi $1.3648, setelah pembuat kebijakan di Jerman memilih untuk menaikkan European Financial Stability Facility- dana penyelamat Eurozone.

Dow Jones Industrial Average naik 21 poin, atau 0.2%, menjadi 11.032. Index dolar turun menjadi 77.65 dari 77.995 pada Rabu kemarin.

Dan juga pada Kamis, tim penginspeksi dari European Commission, European Central Bank dan International Monetary Fund akan kembali ke Athena dalam rangka penilaian apakah Yunani akan menerima dana bantuan internasional  putaran berikutnya.

Analis dari Deutsche Bank mengatakan pada Kamis bahwa, dalam  hal metal berharga, mereka mempercayai bahwa emas akan menjadi acuan utama dalam  lingkungan makroekonomi yang tidak stabil.

Secara khusus, Deutsche Bank mencatat bahwa permintaan fading untuk perdagangan emas fisik  yang diperdagangkan di bursa dana adalah tanda dari suatu kemungkinan “bahwa keinginan investor terhadap emas mungkin mencapai titik jenuh.”

Share

Komentar

Leave a Reply