Harga Emas, Perak, Platinum, Palladium
     
Harga Emas Tertinggi Terendah Hari Ini

Emas Kehilangan $ 560 milyar dari Bank Sentral karena Ekuitas meningkat

 

Investor sedang mengurangi dana untuk emas dalam dua tahun terakhir untuk  mendukung ekuitas, perkiraan penurungan yang telah dihapus adalah sebesar $ 560 milyar dari nilai cadangan bank sentral.

Produk yang diperdagangkan di bursa berhubungan dengan turunnya emas sebesar  $ 37.2 milyar pada tahun 2013 yang mana mencapai titik terendah dalam dua tahun kemarin. Dana emas mengalami net outflow dari $ 11.1 milyar tahun ini, terbesar sejak tahun 2011, sementara dana ekuitas global AS memiliki pemasukan bersih sebesar $ 21.25 milyar, menurut Cambridge, Massachusetts.

Bank-bank sentral menerima kekalahan terbesar karena mereka memiliki 31,694.8 metrik ton, atau 19 persen dari seluruh emas pertambangan, menurut World Gold Council di London. Setelah reli selama 12 tahun berturut-turut, logam telah jatuh sebanyak 28 persen dari September 2011 yang mana pernah mencapai rekor yaitu $ 1,923.70 per ounce. Pertumbuhan  ekonomi dan keuntungan perusahaan, bersamaan dengan melambatnya inflasi, meningkatkan ekuitas global di tahun ini dengan mengorbankan $ 2.28 milyar, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.

“Ada persepsi bahwa risiko telah berkurang, oleh karena itu  investor mencari aset yang baik yang menghasilkan pendapatan atau memiliki potensi pertumbuhan yang baik  yang dimiliki oleh emas,” Anthony Valeri, seorang analis pasar LPL Financial Corp di San Diego, yang mengawasi $ 350 miliar.

Penurunan Pasar

Emas berjangka di New York merosot 17 persen tahun ini, permulaan  terburuk sejak tahun 1981, setelah penurunan 9,3 persen pada tanggal 15 April, penurunan terbesar sejak Januari 1980. Logam jatuh pada 12 April, kehilangan lebih dari 20 persen sejak rekor penutupan pada Agustus 2011.

Daya tarik logam sebagai pelindung nilai terhadap inflasi telah terkikis oleh melambatnya kenaikan harga konsumen bahkan setelah lima tahun adanya stimulus pemerintah. Biaya hidup di AS turun 0,2 persen pada bulan Maret, penurunan pertama dalam empat bulan terakhir, data Departemen Tenaga Kerja menunjukkan kemarin.

Pada saat yang sama, indeks S & P 500 telah lebih dari dua kali lipat dari harga terendah selama 12 tahun terakhir pada tahun 2009, dibantu oleh pembelian obligasi Federal Reserve yang belum pernah terjadi sebelumnya, rekor suku bunga  rendah dan pertumbuhan laba selama tiga tahun berturut-turut.

“Perdagangan ekuitas tampak menarik karena fundamental ekonomi AS terus membaik,” kata John Stephenson, wakil presiden senior dan manajer portofolio yang membantu mengawasi C $ 2.8 milyar  ($ 2.74 milyar) Investment Asset Management Inc di Toronto, dalam sebuah wawancara telepon.

Emas, yang biasanya tidak membayar bunga atau menghasilkan keuntungan sendiri, secara tradisional menjadi lebih populer ketika investor khawatir bahwa nilai aset lainnya akan tergerus oleh inflasi.

“Jika Anda berpikir tentang nilai intrinsik dari emas, hal tersebut tidak terlalu banyak,” kata Guy Debelle, asisten gubernur di bank sentral Australia, yang memiliki 79,9 ton, di Canberra pada 16 April. “Emas sering memiliki harga tinggi”.

Investor individu menambahkan  $ 19.5 milyar tahun ini untuk reksa dana , setelah menghapus $ 400 milyar empat tahun sebelumnya, menurut  Investment Company Institute yang berpusat di Washington.

“Karena biaya dan kesempatan untuk memegang emas sangat tinggi, maka banyak orang pindah ke aset yang lebih menguntungkan seperti ekuitas dan uang tunai,” kata Walter “Bucky” Hellwig, yang membantu mengelola $ 17 milyar aset di BB & T Wealth Management di Birmingham, Alabama.

Miliarder John Paulson, 57,  memulai tahun 2013 dengan sekitar $ 9.5 milyar  diinvestasikan di hedge fund-nya, dimana sekitar 85 persen diinvestasikan ke saham emas. Penurunan tahun ini hingga tanggal 15 April menghapus kekayaan pribadinya sebesar  US $ 1,5 miliar. Paulson bersikukuh bahwa logam adalah pelindung nilai terbaik terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang negara, menurut perusahaan yang berbasis di New York yang mengelola sekitar $ 18 miliar.

“Prospek untuk emas bagi kita adalah benar-benar positif dalam jangka panjang,” kata Catherine Raw, fund manager di London di BlackRock Inc, yang mengawasi sekitar $ 3.8 triliun, dalam sebuah wawancara kemarin di Bloomberg Television dengan Francine Lacqua. “Kemungkinan inflasi selama lima tahun ke depan akan lebih tinggi, tidak lebih rendah, daripada tahun lalu.

Pemegang Saham Utama

BlackRock adalah pemegang saham utama di iShares Gold Trust, dengan 5,9 persen, dan kelima terbesar di SPDR Gold Trust. Paulson & Co. adalah investor terbesar di SPDR dengan 5,7 persen, menurut pengajuan pemerintah. Kepemilikan saham dalam dana tersebut jatuh ke 1,145.92 ton pada 16 April, terendah sejak 23 April 2010.

Saham Global ETP turun 9,7 persen tahun ini. Aset mencapai rekor 2,632.5 ton pada bulan Desember. Nilai jatuh pada 15 April menjadi $103.24 milyar, terendah sejak Mei 2011.

Kemerosotan emas mengikis nilai cadangan yang dimiliki oleh bank-bank sentral dunia dan juga International Monetary Fund, menjadi $1,4 triliun dari rekor $1,96 triliun, berdasarkan data World Gold Council. Kebijakan bank ditambah 534,6 ton tahun lalu, terbesar sejak tahun 1964.

AS dan Jerman merupakan pemegang saham terbesar, dengan akuntansi logam selama lebih dari 70 persen dari total cadangan mereka. Rusia, pemegang ketujuh terbesar dengan 976,9 ton, yang didorong oleh pembelian dalam tujuh tahun terakhir.
Aksi selloff dipicu oleh meningkatnya kekhawatiran bahwa Siprus dipaksa untuk menjual emas cadangannya dan “berpotensi mencerminkan monetisasi yang lebih besar dari cadangan emas bank sentral lainnya di Eropa,” kata analis Goldman Sachs dalam sebuah laporan kemarin. Siprus memiliki 13,9 ton, menurut dewan.

‘Sangat Memprihatinkan’

Penurunan harga emas “sangat memprihatinkan,” kata Gubernur Reserve Bank Afrika Selatan, Gill Marcus, kemarin. Bank yang memiliki 125,1 ton, tidak akan menyesuaikan kebijakan cadangan untuk mengikuti kemerosotan tersebut, kata Marcus.

Gubernur bank sentral Sri Lanka mengatakan penurunan harga adalah kesempatan bagi negara-negara untuk meningkatkan cadangan emas mereka. Bank of Korea mengatakan penurunan harga bukanlah “keprihatinan besar” karena memiliki logam adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk diversifikasi cadangan mata uang.

Sebanyak $773 milyar hilang dari nilai kepemilikan emas secara global pada tanggal 15 April, untuk sekitar $7,5 triliun dari $8.3 triliun pekan lalu, berdasarkan perdagangan berjangka dan perkiraan tahun 2011 oleh World Gold Council yang menyatakan bahwa 171.300 ton logam telah ditambang. Jumlah yang hilang lebih besar dari kapitalisasi pasar untuk seluruh perdagangan saham di Singapura, menurut data Bloomberg.

Penjualan Investor

“Orang-orang pindah ke ekuitas karena ekuitas adalah aset yang paling menguntungkan,” kata Jeffrey Sica, yang membantu mengawasi lebih dari $1 miliar sebagai presiden SICA Wealth Management di Morristown, New Jersey, dalam sebuah wawancara kemarin. Sica mengatakan ia menjual kepemilikan emas untuk sekitar 7 persen dari 20 persen aset karena adanya kekhawatiran bahwa penurunan mungkin akan terus berlangsung.

George Soros, yang menyebut bullion sebagai “gelembung aset utama” pada tahun 2010, mengurangi kepemilikannya di SPDR Gold Fund sebesar 55 persen pada kuartal keempat.

“Emas telah kehilangan statusnya sebagai safe haven,” kata Robert Keck, presiden Princeton-based 6800 Capital LLC, yang mengelola sekitar $630 juta. “Banyak uang yang digunakan untuk membeli ekuitas tahun ini. Sedangkan data ekonomi mungkin akan sesuai dengan perkiraan atau meleset, sehingga ekuitas menjadi lebih disukai daripada emas. ” (Dn, Zou)

 

 

Share

Komentar

Leave a Reply