Harga Emas, Perak, Platinum, Palladium
     
Harga Emas Tertinggi Terendah Hari Ini

Emas Kembali Naik Selama Tiga Hari Berturut-turut

Emas terus meningkat naik dari tekanan yang terendah dalam dua tahun pada bulan April, karena para investor menunggu Federal Open Market Committee (FOMC) mengambil keputusan tentang kebijakan di belakang lemahnya data PDB AS pada Jumat lalu.

Setelah menurun menjadi level terendah dua tahun pada 16 April, harga emas telah pulih, menggeser ke atas sebesar 11,5%, meningkat 0.04% pada hari Rabu menjadi $ 1,472.70 per ons pada 07:13 GMT, di hari Rabu.

Terjaganya data yang terbaru dari AS mendorong permintaan untuk membeli emas fisik, mengimbangi arus keluar yang kuat dalam kepemilikan ETF, seiring dengan para investor yang berhati-hati yang masih belum memperbaharui kepercayaan mereka dalam transaksi emas non-fisik ini.

Permintaan fisik untuk emas batangan cenderung menjadi tenang oleh hari libur China, yang berakhir pada hari Kamis. Namun, permintaan telah meningkat kuat di kawasan Asia, seperti India, konsumen emas terbesar di dunia, merayakan festival penting beli emas Akshaya Tritiya selama bulan Mei, sedangkan musim pernikahan terus berlanjut hingga awal bulan Juni. Seperempat dari konsumsi emas global di India, yang menyatu dengan account China selama lebih dari setengah dari konsumsi dunia.

Fundamental AS

FOMC akan mengumumkan keputusan kebijakan pada 6:00 pm GMT, Rabu. Investor ingin tahu apakah mereka akan mendapatkan suntikan dana yang lain lagi.

Output AS mengalami kenaikan sampai 2,5% pada periode Januari-Maret, menurut data resmi hari Jumat, sementara perekonomian tumbuh sebesar 0,4% tahunan pada kuartal keempat.

Ekspansi kuartal pertama mengikuti proyeksi peningkatan 3% untuk produk domestik bruto karena pengeluaran pemerintah menurun untuk kuartal kedua berturut-turut.

Menambah tekanan Federal Reserve (Fed) untuk merangsang perekonomian dengan terus membeli obligasi sebesar $85 milyar per bulan, menurut laporan yang diterbitkan oleh Departemen Perdagangan pada hari Senin, menunjukkan bahwa pertumbuhan harga bulan Maret merupakan pertumbuhan yang paling lambat selama periode pasca-krisis.

Penurunan tekanan inflasi, bersamaan dengan pertumbuhan data pekerjaan yang biasa saja pada bulan Maret, menambahkan lebih banyak tekanan pada Fed untuk menjaga agar program pelonggaran kuantitatif (QE) bisa tetap berjalan sampai akhir tahun karena bank telah kehilangan kedua tujuannya, tingkat inflasi 2% dan pekerjaan penuh. (dk, zou)

Share

Komentar

Leave a Reply