Harga Emas, Perak, Platinum, Palladium
     
Harga Emas Tertinggi Terendah Hari Ini

Emas Mungkin Turun Jika Yunani Meninggalkan Euro, Namun Tindakan Bank Sentral Bisa Berarti Dukungan Untuk Emas

Menurut para analis jika Yunani meninggalkan zona euro, emas awalnya bisa jatuh tetapi logam mulia mungkin bisa naik karena respon kebijakan dari bank sentral.

Selain itu, emas juga akan naik karena masalah hutang Yunani tidak akan berpengaruh bagi mata uang tunggal Eropa.

“Saya pikir emas akan turun terlebih dahulu dan kemudian bergerak naik,” kata Filip Petersson, SEB Commodity Research.

Masalah utang Yunani telah lama menjadi fokus pasar global, dengan menyetujui langkah-langkah penghematan yang berarti dana talangan dan “potongan” pada kepemilikan obligasi oleh sektor swasta.

Pemilu bulan Mei Yunani dibuat berantakan karena para politisi menentang bailout. Namun, tidak ada pihak yang cukup kuat untuk membentuk pemerintah koalisi baru, yang berarti pemilihan lain akan dijadwalkan tanggal 17 Juni. Hal ini menyebabkan keprihatinan apakah Yunani akan mengingkari janji-janji untuk memotong pengeluaran dan menerima paket penyelamatan lebih lanjut.

Pada akhirnya, pasar akan menilai apakah Yunani akan meninggalkan zona euro- meskipun para pemimpin Kelompok Delapan yang bertemu di Camp David pada akhir pekan lalu mengatakan mereka lebih mendukung Yunani tidak meninggalkan EUR.

“Setiap kali ada kekhawatiran jika Yunani pergi, ” Bart Melek, kepala strategi komoditas TD Securities. “Orang-orang akan menutupi margin dan mungkin menjual emas.”

Ini menjadi kelemahan emas, kata Melek. Namun, ia menambahkan, emas mungkin akan lebih bertahan daripada kebanyakan aset lainnya.

Mike Gross, broker dan analis berjangka OptionSellers.com, mengantisipasi bahwa euro mungkin awalnya akan jatuh “secara substansial” terhadap dolar AS saat Yunani keluar.

“Itu mungkin akan menekan harga emas ganas dan moderat,” katanya. “Saya tidak berpikir itu berlangsung untuk jangka panjang.”

Tindakan Bank Sentral Mungkin Memberikan Support Untuk Emas

Banyakanya penurunan emas adalah karena dipengaruhi oleh bagaimana para gubernur bank sentral dan otoritas lainnya menanggapi setiap Greek exit.

“Jika mereka memutuskan untuk menghilangkan spread … bisa menciptakan bullish untuk emas,” kata Petersson.

Bank Sentral Eropa mungkin berusaha untuk “backstop” sistem keuangannya, dan Federal Reserve mungkin akan menjadi lebih agresif dalam mengurangi langkah kuantitatif untuk membantu perekonomian AS dan mencegah kelemahan spillover dari Eropa, kata Melek.

“Itu semua berarti berpotensi inflasi akan terjadi jika semuanya sudah stabil,” kata Melek. Investor sering membeli emas sebagai perlindungan terhadap inflasi.

Selanjutnya, Gross mengatakan, dengan asumsi euro akan sell off setelah Greek exit, maka akan bisa terjadi rebound. Namun, mata uang tunggal Eropa tidak lagi terhenti oleh isu Yunani.

Share

Komentar

Leave a Reply