Harga Emas, Perak, Platinum, Palladium
     
Harga Emas Tertinggi Terendah Hari Ini

Emas Naik 1 Persen Karena Adanya Optimisme Terhadap Ekonomi, Hutang Yunani

Emas naik 1 persen pada Kamis, setelah euro dan ekuitas AS untuk hari kedua naik, sebagaimana yang diharapkan dari kesepakatan obligasi Yunani yang mendorong pasar keuangan di seluruh dunia.

Rally kenaikan sangat cepat terjadi karena Yunani akan segera menyetujui pertukaran obligasi dengan investor swasta pada Kamis. Namun, logam mencapai level tertingginya setelah Bank Sentral Eropa menyampaikan peringatan kejutan pada inflasi dan menurunkan perkiraan pertumbuhannya.

Sentimen investor terhadap emas mulai naik setelah laporan pada Rabu mengatakan pejabat Federal Reserve AS mempertimbangkan tipe baru program pembelian obligasi. Sampai saat ini, emas naik hampir 9 persen pada tingkat suku bunga outlook AS mendekati nol.

Namun, investor berharap emas untuk rally lebih lanjut karena adanya ekspektasi bahwa Fed dan ECB akan terus melonggarkan kebijakan moneter untuk merangsang pertumbuhan. Emas membukukan penurunan 5 persen Rabu lalu di tengah kekhawatiran tidak adanya pelonggaran untuk AS.

Spot emas naik 1.1 persen pada $1,702.70 per ounce pada pukul 3:19pm EST (2019 GMT).

Emas berjangka AS untuk pengiriman April ditutup naik $14,80 pada $1,698.70 per ounce, dengan volume perdagangan sekitar 10 persen di bawah rata-rata 30-harian tetapi di atas sesi sebelumnya, data awal Reuters menunjukkan.

Investor bullion juga menunggu laporan U.S. non-farm payrolls pada Jumat, yang dapat menjadi pendorong harga emas terhadap efeknya pada dolar AS.

“… Emas akan rally dengan lebih percaya diri. Kemungkinan kejutan besar lainnya dari Yunani juga sangat rendah dan AS sudah mulai pulih,” kata Daniel Smith, seorang analis di Standard Chartered.

KEMUNGKINAN PENURUNAN PADA DESEMBER?

Meskipun emas telah rally dalam 11 tahun terakhir, status logam safe haven tampaknya telah melemah setelah kemunduran tajam yang baru-baru ini terjadi bahkan ketika zona euro masih menghadapi default Yunani yang kacau.

Denbow mengatakan tidak mengejutkan bagi emas untuk menguji ulang penurunannya yang terlambat pada Desember di sekitar $1500 per ounce akibat tindakan perdagangan jangka pendek dan karena investor menjual logam untuk likuiditas.

Rally emas awal tahun ini tidak didorong oleh banyak volume, menunjukkan kurangnya keyakinan dalam perdagangan “risk-on” ketika bullion diikuti keuntungan di aset berisiko seperti ekuitas, Denbow kata.

Pemegang emas terbesar di dunia yang diperdagangkan di bursa produk di buka pada 70.82 juta ounce. ETPs telah menarik lebih dari setengah juta ounce emas pada bulan lalu, mencerminkan permintaan kalangan investor untuk logam.

Perak naik 1.4 persen menjadi $33.84 per ounce. Platinum naik 2.1 persen menjadi $1,659 per ounce, sedangkan paladium naim 2.5 persen menjadi $697.70 per ounce.

Share

Komentar

Leave a Reply