Harga Emas, Perak, Platinum, Palladium
     
Harga Emas Tertinggi Terendah Hari Ini

Emas Naik Di atas $1.300 ke Level Tertinggi Selama Satu Bulan karena Adanya Stimulus

Emas menguat di atas $1.300 per ounce ke level tertinggi selama satu bulan di London, karena spekulasi Federal Reserve yang akan mempertahankan stimulus dan meningkatnya harga minyak mendorong permintaan untuk logam.

Naik 0,8 persen pekan lalu, merupakan pembatasan keuntungan mingguan berturut-turut pertama sejak Mei, setelah Ketua Fed Ben S. Bernanke mengindikasikan bahwa terlalu dini untuk memutuskan apakah akan memulai kembali pembelian obligasi pada bulan September. Minyak mentah di New York mencapai nilai tertinggi pada 19 Juli sejak Maret 2012.

Emas turun 21 persen tahun ini, nilai emas yang diperdagangkan di bursa kepemilikan produk hilang $58.1 milyar, setelah beberapa investor kehilangan kepercayaan dalam logam sebagai penyimpan nilai. Indeks Bloomberg Dollar, yang mengawasi greenback terhadap 10 mata uang utama, diperdagangkan mendekati tiga minggu terendah seperti yang dikatakan oleh fund manager Pacific Investment Management Co. Bill Gross bahwa dia mengharapkan Fed tidak akan mengetatkan kebijakan sebelum 2016.

“Komentar terbaru dari Ketua Fed mengurangi kekhawatiran tentang program pembelian aset Fed dan ini mengakibatkan beberapa short-covering,” menurut Kotak Commodity Services Ltd. yang berbasis di Mumbai hari ini dalam sebuah laporan. “Prospek ekonomi AS dan kebijakan moneter Fed adalah faktor yang menentukan harga kunci. Emas juga mendapat dukungan dari naiknya minyak mentah. “

Emas untuk pengiriman segera naik 1,5 persen menjadi $1,316.10 per ounce pada 9:54a.m. di London. Harga mencapai $1,323.23, tertinggi sejak 20 Juni. Bullion untuk pengiriman Desember naik 1,8 persen menjadi $1,316.80 di Comex New York. Volume perdagangan berjangka adalah 27 persen di atas rata-rata untuk 100 hari terakhir untuk hari ini, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.

Kepemilikan ETP

Kepemilikan Emas ETP turun 2,9 metrik ton menjadi 1.976 ton pada 19 Juli, terendah sejak Mei 2010, berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. 10,2 ton emas yang dijual minggu lalu adalah jumlah paling sedikit sejak bulan Mei.

Hedge fund dan spekulan besar lainnya meningkatkan posisi net-long mereka sebesar 56 persen menjadi sebesar 55.535 kontrak per tanggal 16 Juli, tertinggi sejak 4 Juni, berdasarkan data US Commodity Futures Trading Commission. Kontrak jangka pendek jatuh paling buruk sejak November setelah mencapai rekor pada minggu sebelumnya. 67% klien dari IG Group Holdings Plc (IGG) dengan posisi di emas mengharapkan kenaikan harga, perusahaan tersebut menyampaikannya hari ini dalam sebuah laporan e-mail.

Bullion naik di atas 1.000 euro ($ 1.316) per ons untuk pertama kalinya sejak 20 Juni. Minyak mentah berjangka naik 18 persen di New York tahun ini. Beberapa investor menilai bahwa harga minyak yang lebih tinggi dapat memicu inflasi dan kemudian pembelian emas terjadi sebagai perlindungan nilai.

Perak naik 2,1 persen menjadi $ 19,9281 per ounce di London. Sedangkan satu ons emas dibeli dengan harga sebanyak 66,6 ons perak, berdasarkan data yang dihimpun oleh Bloomberg.

Palladium naik 0,4 persen menjadi $749,30 per ounce, setelah mencapai $751,81, tertinggi sejak 13 Juni. Platinum naik sebanyak 0,9 persen menjadi $1,442.57 per ounce, tertinggi sejak 19 Juni dan 0,3 persen lebih tinggi pada $1,434.75 yang terjadi baru-baru ini. (zou, tnr)

Share

Komentar

Leave a Reply