Harga Emas, Perak, Platinum, Palladium
     
Harga Emas Tertinggi Terendah Hari Ini

Emas Naik Karena Masih Ada Harapan Untuk QE3

Harga emas naik lebih tinggi pada Kamis karena para investor yakin bahwa pelonggaran kuantitatif pada akhirnya akan terjadi, meskipun Federal Reserve Chairman, Ben Bernanke, menyatakan bahwa hal tersebut tidak akan terjadi dalam waktu dekat.

Emas untuk pengiriman Agustus ditutup naik $9,60 ke $1.580,40 per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange. Harga emas diperdagangkan setinggi $1.591,50 dan serendah $1572,10 per ounce, sementara harga spot naik $5,40, menurut indeks emas Kitco.

“Saya rasa ini adalah alasan mengapa emas, berdasarkan komentar Bernanke pada Selasa, yang sepertinya meninggalkan kesempatan untuk pelonggaran kuantitatif,” kata Tim Harvey, wakil presiden senior di ETF Securities U.S.

Harga perak untuk pengiriman September ditutup naik sekitar 12 sen menjadi $27,14 per ounce, sementara index dolar AS turun 0,05% menjadi $82,95.

Harvey menyatakan bahwa pasar memerlukan pelonggaran kuantitatif, terutama karena investor telah melihat Bank of England yang melakukan sedikit pelonggaran sendiri dan juga karena China dan European Central Bank yang telah mengurangi suku bunganya.

Waktu bisa menjadi halangan yang serius bagi para pembeli emas yang mengharapkan terobosan besar dari rentang perdagangan saat ini. Fed tidak mengambil QE3, namun semakin dalam siklus pemilu AS tahun 2012 maka semakin khawatir pula bank sentral tentang salah satu tindakan moneternya yang dianggap sebagai tindakan politik.

Trading pada hari kamis relatif sepi dan logam kuning turun sekitar 10% bulan ini.

Sebagian besar saham pertambangan emas naik pada Kamis setelah sedikit menurun. Kinross Gold memimpin kelompok saham karena sahamnya mencapai $8,06, naik 19 sen atau 2,4%, sementara Goldcorp berada di $33,38, naik 85 sen atau 2,6%.

Di antara saham pertambangan lainnya, Barrick Gold, Agnico-Eagle Mines dan Newmont Mining naik lebih dari 1%. (zou)

Share

Komentar

Leave a Reply