Harga Emas, Perak, Platinum, Palladium
     
Harga Emas Tertinggi Terendah Hari Ini

Emas Turun Karena Permintaan Fisik Turun dan Adanya Harapan QE di Inggris

SAN FRANCISCO – Harga emas pada Rabu turun ke level terendah dalam hampir dua minggu karena permintaan fisik logam dianggap kurang.

Dolar yang naik dan harapan pelonggaran kuantitatif di Inggris juga membuat harga logam turun.

Emas pengiriman Juni turun $ 11,50 atau 0,7% ke $ 1,639.60 per ons di New York Mercantile Exchange, menambah kerugian yang ada.

“Pasar tidak menunjukkan banyak dukungan fisik di luar sana,” kata Stephen Platt, analis Archer Financial di Chicago. Dan “bias umum” komoditas downside pada Rabu, katanya.

Logam ini akhir-akhir ini mengikuti ekuitas AS dan komoditas lainnya seperti minyak, karena dolar dan obligasi AS telah menjadi aset yang mampu menarik arus safe haven secara signifikan.

Emas mungkin kekurangan peminat di pasar fisik dan investor, tapi downside terbatas, analis VTB Capital di London mengatakan dalam sebuah wawancara.

Tidak banyak investor “bersedia melikuidasi posisi buy mereka setelah pasar berjangka volatile dan para trader mengambil untung di bulan Maret dan pada awal April,” kata mereka.

Logam berjangka lainnya juga diperdagangkan lebih rendah, dengan platinum dan paladium beralih ke kerugian pertengahan sesi.

Saham AS dibuka lebih rendah dan pertengahan pagi upaya reli mereda setelah para investor menunjukkan kekecewaan mereka pada laporan pendapatan teknologi kelas berat seperti Intel Corp INTC dan International Business Machines Corp IBM.

Indeks dolar, dibandingkan dengan enam mata uang lainnya, berada di 79,583, naik dari 79,561 akhir Selasa.

Dolar yang naik merugikan denominasi dolar, emas dan komoditas lainnya, karena membuat emas dan logam lainnya lebih mahal.

Dolar turun terhadap pound Inggris, namun setelah pertemuan ditunjukkan bahwa kebijakan moneter Bank of England memberikan suara 8-1 untuk menstabilkan program jual-beli aset.

Salah satu upaya program peningkatan, inti dari strategi pelonggaran kuantitatif bank sentral, yakni mengikuti suara mayoritas saat ini.
Sementara itu, beberapa analis terus memiliki kekhawatiran tentang permintaan fisik di India, konsumen emas terbesar. Impor logam yang tinggi telah memperluas defisit transaksi yang berjalan India, analis di Commerzbank mengatakan dalam sebuah catatan.

“Permintaan bisa segera naik lagi karena minggu depan akan ada salah satu festival Hindu,” kata mereka. “Menurut sumber industri, penjualan emas yang tinggi diharapkan, sebagian karena permintaan telah dibangun sebagai akibat dari pemogokan.”

Bea impor emas naik dan mengakibatkan pemogokan selama tiga minggu oleh para konsumen emas India yang memprotes keputusan tersebut.

Perak mengikuti emas turun pada Rabu, dengan kontrak Mei turun 19 sen atau 0,6% ke $ 31,49 per ons. Tembaga untuk pengiriman bulan yang sama turun 2 sen atau 0,4% ke $ 3,63 per pon.

Sementara itu, platinum pengiriman Juli turun $ 5,50 atau 0,4% ke $ 1,579.20 per ons, sedangkan paladium untuk pengiriman Juni turun $ 4,70 atau 0,7% ke $ 657,25 per ons.

Share

Komentar

Leave a Reply