Harga Emas, Perak, Platinum, Palladium
     
Harga Emas Tertinggi Terendah Hari Ini

Fed Menyatakan Dovish Namun Emas Tetap Menurun Karena Profit Taking

Pernyataan dari Federal Open Market Committee pada Rabu digambarkan sebagai dovish (melakukan penurunan suku bunga lagi) dan merupakan keseluruhan konstruktif bagi emas, tetapi logam tetap mengalami penurunan karena Fed tidak memberikan lebih banyak dukungan untuk logam dapat rally melampaui apa yang sudah pasar perhitungkan, kata analis.

Terus berlanjutnya pembelian aset bulanan sebesar $85 milyar oleh Fed mengindikasikan bahwa masih ada tingkat pengangguran tinggi dan bahwa kebijakan ekonomi Washington masih terus menahan pertumbuhan.

Emas berdetak lebih tinggi selama beberapa minggu terakhir, dan katalis yang sering dikutip adalah harapan bahwa para pembuat kebijakan tidak akan memulai untuk meruncingkan program pembelian obligasi mereka, yang dikenal sebagai pelonggaran kuantitatif, sampai tahun depan.

Pada 14:48 EDT, emas untuk pengiriman Desember adalah $6,50, atau 0,5%, menurun pada hari ini pada $1.339 per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange. Sebelumnya berada di $1,353.50 dua menit sebelum pernyataan Fed.

Perak Desember masih naik 5,3 sen, atau 0,2%, ke $22,54, namun turun dari $23,015.

Menurut CIBC World Markets dalam sebuah catatan kepada klien, “pertumbuhan terbaru digambarkan moderat, meskipun terjadi penurunan untuk pembelian perumahan, dan inflasi di bawah target.”

Ada perubahan terbatas dalam bahasa Fed, kata lainnya.

“Kemungkinan pasar mengira bahwa ( QE ) akan diperpanjang dan akan meruncing pada bulan Desember,” kata Sterling Smith , futures specialist Citi Institutional Client Group.

Sementara Fed mempertahankan program pembelian obligasi dan menegaskan pandangan bahwa pertumbuhan ekonomi sedang stabil karena jumlah lapangan pekerjaan sedikit membaik. Namun, mereka juga menyarankan untuk mengurangi jumlah pasar perumahan.

Fed juga mengatakan bahwa pasar tenaga kerja telah ” menunjukkan beberapa perbaikan,“

“Dari perspektif jangka panjang, dengan adanya mereka tetap program pembelian obligasi dan stimulus, hal tersebut merupakan faktor pendukung yang mendasari untuk pasar,” kata Dave Meger, kepala perdagangan logam Vision Financial Markets.

Pada suatu waktu, peserta pasar keuangan mengharapkan pembelian obligasi Fed dalam skala kecil, hal ini dimaksudkan untuk menekan suku bunga jangka panjang , pada pertengahan September. yang mana juga diperkuat oleh Meningkatnya daya ekonomi dan perkataan Ketua Federal Reserve Ben Bernanke pada akhir musim semi.

Sebaliknya, Fed meninggalkan QE yang tidak tercapai bulan lalu. Kemudian adanya shutdown selama 16 hari pemerintah AS pada awal Oktober, mendorong kembali untuk tapering lebih jauh yang mungkin telah dilakukan untuk perekonomian. Selanjutnya, kesepakatan di Washington DC pada anggaran dan masalah utang hanya berlangsung sampai awal tahun 2014.

Dari penjelasan diatas, US non – farm payrolls untuk bulan September naik 148.000 lebih dari yang diperkirakan pada bulan September, turun sebanyak 193.000 pada bulan Agustus. (zou, dn)

Share

Komentar

Leave a Reply