Harga Emas, Perak, Platinum, Palladium
     
Harga Emas Tertinggi Terendah Hari Ini

Konsolidasi Berlanjut karena Bernanke mendapat Keuntungan dari Emas

Emas berjangka naik pada hari Rabu, ketika Ketua Federal Reserve Ben Bernanke mempersiapkan kongres, namun emas kemudian mengalami penurunan ketika para trader menyimpulkan bahwa Bernanke tidak benar-benar memberikan banyak hal baru dalam kongres tersebut.

Para pengamat menyimpulkan bahwa Fed akan menegaskan bank sentral perihal pembelian obligasi tahun ini.

“Fakta bahwa kami sudah melakukan tes pada tingkat $ 1300 dan kemudian di tingkat tersebut terjadi penjualan secara besar-besaran,” kata Kevin Grady, presiden Phoenix Futures dan Options.

Intinya adalah bahwa emas tetap dalam kisaran perdagangan konsolidasi, sementara pasar terus menilai kebijakan Fed, kata pengamat.

Kontrak untuk bulan Agustus ditutup dengan kerugian $ 12,90 menetap di $ 1,277.50 per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange.

Emas diperdagangkan setinggi $ 1,299.70, angka tertinggi sejak 24 Juni. Pada saat itu, trader mengutip sebuah laporan tentang penjualan rumah baru di AS dan adanya komentar Bernanke yang mengatakan para pejabat tidak memiliki “aturan yang ditetapkan” ketika para pembuat kebijakan mulai menggalakkan program pembelian obligasi yang dimaksudkan untuk menekan suku bunga jangka panjang, yang dikenal sebagai pelonggaran kuantitatif.

Namun, secara keseluruhan komentar Bernanke membuat pembuat kebijakan mencari cara untuk keluar dari pelonggaran kuantitatif pada waktu yang tepat, kata para trader.

“Harga emas sudah semakin membaik (harga tinggi dalam emas), dan Bernanke tidak mengeluarkan sesuatu yang baru untuk merangsang pembelian,” kata George Gero, wakil presiden dan analis logam mulia di RBC Capital Markets Global Futures.

Charles Nedoss, ahli strategi pasar senior Kingsview Financial, mengatakan bahwa kemunduran terjadi ketika emas tidak bisa melampaui $ 1.300.

Grady mengatakan emas telah mendekati angka $ 1.300 beberapa kali tapi tidak bisa melewatinya. Pasar telah mencapai angka lebih dari $ 1.290 dalam empat dari lima hari terakhir.

“Komentarnya tentang pelonggaran kuantitatif yang akan datang, akan mempengaruhi kondisi logam” kata Sean Lusk, director commercial hedging division di Walsh Trading. “Transparansi yang dilakukan oleh Fed hanya membuat bingung banyak orang jika dibandingkan dengan pernyataan mereka pada FOMC dan pernyataan pada pekan lalu.”

Selama konferensi pers setelah pertemuan Federal Open Market Committee pada bulan Juni, Bernanke berharap bahwa perekonomian akan terus membaik. Setelah kejadian itu, beberapa juru bicara Fed memperkirakan bahwa pasar mungkin akan menafsirkan berita secara berlebihan. Pekan lalu, harga emas naik ketika Bernanke melontarkan pendapat bahwa kebijakan yang sangat akomodatif diperlukan di masa mendatang. “Sekarang kita harus mengawasi dolar,” kata Lusk. Pergerakan emas sering berbanding terbalik terhadap dollar.

Pedagang menyimpulkan bahwa harga dolar yang tidak stabil mempengaruhi harga emas. Harga euro naik hingga $1,3177, kemudian turun $1,3096 dan kemudian kembali pulih.

Pedagang memperkirakan harga emas untuk bulan Agustus turun hingga $1,260. (Dn, Pr)

Share

Komentar

Leave a Reply