Harga Emas, Perak, Platinum, Palladium
     
Harga Emas Tertinggi Terendah Hari Ini

Emas Jatuh pada Hari Kedua:Taruhan bahwa Dolar Akan Rebound di Outlook Bernanke

Harga emas turun untuk hari kedua berturut-turut menurut spekulasi bahwa Federal Reserve tidak akan mengurangi kebijakan moneter AS lebih lanjut, yang mendorong dolar dan mengikis daya tarik logam mulia sebagai aset alternatif.
Greenback naik dari level terendah satu-bulan terhadap enam mata uang utama. Kemarin, Ketua Fed Ben S. Bernanke mengisyaratkan bahwa tidak akan ada putaran ketiga
“Bernanke tidak se-bearish pada perekonomian saat semua orang mengira, dan itu mendukung  dolar,” kata Frank Lesh, trader di FuturePath Trading LLC di Chicago. “Emas bereaksi terhadap dolar.”
Kontrak emas untuk pengiriman Agustus turun sebesar US $ 5.30, atau 0,3 persen, untuk menetap di $ 1,538.70 per ons jam 1:48 di Comex di New York. Logam ini telah memperoleh 24 persen dalam satu tahun terakhir, mencapai rekor $ 1,577.40 pada tanggal 2 Mei.
The Fed akan mengakhiri putaran kedua dari pelonggaran kuantitatif dengan membeli kembali sebesar $ 600 milyar  pada akhir bulan.
Kerugian emas terbatas sebagaimana biaya energi  lebih tinggi mendorong kekhawatiran inflasi. Minyak mentah berjangka naik sebanyak 2,8 persen di New York.
“Pajak energi kembali  dan hal itu akan menghentikan segala bentuk tempo emas,” kata Frank McGhee, kepala dealer di Integrated Brokerage Services LLC di Chicago.
Perak untuk pengiriman Juli turun 42,6 sen, atau 1,1 persen menjadi $ 36,62 per ons. Harganya hampir dua kali lipat dalam 12 bulan terakhir.
Palladium berjangka untuk pengiriman September turun sebanyak $ 3,80, atau 0,5 persen menjadi $ 805,70 per ons di New York Mercantile Exchange.
Platinum berjangka untuk pengiriman Juli naik 50 sen menjadi $ 1,831.20 per ounce.

Share

Komentar

Leave a Reply