Harga Emas, Perak, Platinum, Palladium
     
Harga Emas Tertinggi Terendah Hari Ini

Harga Emas Anjlok Karena Kekhawatiran Pemerintah Akan Deflasi





NEW YORK – Harga emas anjlok pada Senin, investor lebih memilih  kas/tunai karena kongres komite gagal menyampaikan dan ketakutan deflasi pun terjadi.
Emas pengiriman Desember anjlok sebesar $ 50,60 dan ditutup pada $ 1,678.60 per ons di divisi Comex New York Mercantile Exchange. Harga emas telah diperdagangkan setinggi $ 1,727.40 dan serendah $ 1,670.50 per ons, sementara harga spot tutun $ 42, menurut indeks emas Kitco.
Harga perak turun $ 1,30  ke $ 31,11 per ons sementara indeks dolar AS naik 0,31% ke angka $ 78,26.
Harga emas jatuh bebas hari Senin karena pembicaraan anggaran di AS kacau dan biaya pinjaman untuk Spanyol melonjak. Pemerintah konservatif baru yang dipimpin oleh Perdana Menteri Mariano Rajoy tidak membantu meringankan 10-tahun biaya pinjaman Spanyol, yang naik lebih dari 6,5%. Euro jatuh melawan dolar, dan berimbas ke emas.
Emas anjlok melewati $ 1.680 dengan opsi berakhir pada Selasa. Hal ini dapat memicu terjadinya volatilitas lebih.
“Sepertinya area $ 1.680 merupakan open interest terbesar,” kata Stephen Eubanks, direktur institutional sales trading di Mr TopStep. “Saya tidak berpikir bahwa ada waktu di mana Anda dapat mengatakan harga emas tidak akan stabil … Anda perlu sabuk pengaman untuk perdagangan emas.”
Emas ETF, SPDR Gold Shares (GLD_), bagaimanapun, sebenarnya menambahkan 4 ton pada hari Jumat, yang menandakan bahwa banyak tekanan pada emas yang mungkin berasal dari pasar berjangka.
Ada kekhawatiran akan kegagalan mencapai kesepakatan bisa membuka pintu lain downgrade dari  rating kredit AS, seperti disfungsi yang dikutip oleh Standard & Poor  di Washington sebagai alasan utama terjadinya prospek negatif. Selama seminggu setelah S & P mengeluarkan downgrade di awal Agustus, emas rally hampir 5% pada pembelian safe-haven, tapi untuk saat ini kebutuhan uang tunai  lebih unggul.


Share

Komentar

Leave a Reply