Harga Emas, Perak, Platinum, Palladium
     
Harga Emas Tertinggi Terendah Hari Ini

Harga Emas Bisa Menyentuh $ 1200 untuk Jangka Pendek: BAML

Harga emas harus terus berjuang dalam jangka pendek karena permintaan investor masih lemah, menurut Michael Widmer,perencana  logam Bank of America Merrill Lynch.

Emas berhasil memulihkan beberapa kekalahan  setelah aksi jual besar-besaran bulan April, namun harga sedang berjuang untuk mempertahankan momentum mereka. Pada 12:32 EDT Kamis,spot  emas diperdagangkan pada $ 1,468.50 per ounce, turun $ 5,90 pada hari itu.

Meskipun permintaan fisik untuk emas tetap kuat, terutama di Asia, Widmer mengatakan bahwa investor  harus kembali  terjun ke emas untuk membuat reli berkelanjutan di harga emas.

“Saya rasa permintaan investor akan menjadi penting dan sekarang kami tidak melihatnya,” katanya. “Reli short-covering ini dapat terus berlanjut  tetapi jika orang tidak membeli emas ketika harga di $ 1,600 kemudian mengapa mereka akan melakukannya lagi.

“Saya rasa ada kemungkinan bahwa harga bisa turun menjadi $ 1.200 pada semester pertama tahun ini,” tambahnya.

Analis telah menggunakan produk yang diperdagangkan di bursa, seperti SPDR Gold Share EFT (NYSE Arca: GLD), yang didukung oleh emas fisik untuk mengukur sentimen investasi. Sejak awal tahun,  lebih dari 298 metrik ton emas telah ditebus dari kepercayaan emas SPDR.

Widmer mengatakan dua faktor terbesar yang mengganggu pasar emas adalah rally yang kuat dalam ekuitas ditambah dengan meningkatnya optimisme investor. Dia mengatakan rally emas adalah akibat dari krisis keuangan dan ada sentimen ketakutan yang kuat akan devaluasi mata uang global, keruntuhan ekonomi dan tingginya ekspektasi inflasi, namun tidak satupun dari hal tersebut pernah menjadi kenyataan.

Investor merasa lebih nyaman mengambil risiko yang lebih besar di pasar ekuitas. Meskipun penurunan ekuitas mungkin memberikan momentum untuk harga emas, Widmer mengatakan jika dampaknya akan terbatas.

Meskipun pasar ekuitas nampaknya akan mengalami profit taking pada hari Kamis, baik Dow Jones Industrial Average atau S & P 500 Index telah membuat rekor baru. Pada tanggal 1 Mei, S & P 500 ditutup di 1.582 dan sejak itu harga menguat 2,7% pada hari Kamis sore, Dow juga telah rally 2,7%, pada hari Kamis. Hingga tahun ini, indeks S & P naik 14% dan Dow naik hampir 15%.

“Ekuitas adalah pesaing utama untuk emas dan mereka masih bisa bergerak lebih tinggi dalam jangka pendek,” katanya.

Meskipun harga emas bisa turun lebih banyak dalam waktu dekat, Widmer mengatakan mereka mengharapkan bahwa harga emas pulih pada semester kedua tahun ini dan bisa mencapai $ 1.700 pada akhir 2013.

Widmer mengatakan bahwa mereka melihat beberapa skenario yang bisa membantu maenaikkan harga emas. Yang pertama adalah kenaikan inflasi global dan yang kedua adalah intervensi pasar negara berkembang di pasar mata uang dan kemudian diversifikasi kepemilikan mereka dengan lebih banyak emas dan dan lebih sedikit dolar AS. Semakin kuat mata uang negara berkembang maka akan terjadi inflasi, yang akan memberikan dampak positif bagi harga emas.

Widmer menambahkan bahwa mereka akan memantau perkembangan Cina untuk melihat apakah mereka mulai membeli lebih banyak emas seiring dengan mata uang mereka yang mulai menguat. (tr-pr)

“Ada beberapa skenario yang bisa kita pantau tapi kita belum melihat adanya perubahan sampai paruh kedua tahun ini,” katanya.

Share

Komentar

Leave a Reply