Harga Emas, Perak, Platinum, Palladium
     
Harga Emas Tertinggi Terendah Hari Ini

Harga Emas Bisa Naik Jika Fed Menunda Kenaikan Suku Bunga – Analis

Harga emas bisa terus naik lebih tinggi minggu ini karena investor menyesuaikan harapan mereka untuk kenaikan suku bunga, kata para analis.

Tidak diharapkan bahwa Federal Open Market Committee (FOMC) akan mengumumkan kenaikan suku bunga setelah pertemuan kebijakan moneter pada hari Rabu dan tidak akan ada konferensi pers atau prakiraan ekonomi yang terbaru. Namun para analis dan ekonom akan membuat pernyataan kapan akan dimulainya siklus pengetatan.

Menurut beberapa ekonom, data mengecewakan pada kuartal pertama sudah mulai mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga pertama pada bulan September dan bukan bulan Juni. Puncak kelemahan yang terlihat adalah pada awal bulan ketika Biro Statistik Tenaga Kerja AS mengatakan ada 126.000 lowongan pekerjaan pada Maret dan juga revisi untuk Februari dan Januari.

Ekspektasi konsensus menunjukkan bahwa, ekonom telah menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi mereka untuk kuartal pertama menjadi sekitar 1%. Dan bahwa dolar AS yang lebih kuat secara signifikan akan menyeret ekspor, menyakiti sektor manufaktur. Menjelang pernyataan kebijakan moneter FOMC, pasar akan menerima cetak pertama angka produk domestik bruto kuartal pertama, yang mengkonfirmasi harapan mereka.

Dalam sebuah wawancara, Bart Melek, kepala strategi komoditas di TD Securities, menggambarkan data ekonomi secara umum sebagai “mengerikan dan tampaknya akan menjadi lebih berbahaya dari cuaca dingin.”

George Gero, wakil presiden dan strategis logam mulia untuk RBC Capital Markets Global Futures, setuju bahwa setiap penundaan dari Fed akan menjadi bullish untuk emas dalam jangka pendek.

Ekonom dari HSBC juga tidak mengharapkan kenaikan suku bunga sebelum September karena bank sentral ingin melihat perbaikan lebih lanjut dalam pasar tenaga kerja. Namun, analis komoditas bank mengatakan bahwa ini bisa memiliki hasil yang beragam di pasar emas.

Tentu saja tidak semua ekonom mengharapkan Fed untuk menunda kenaikan suku bunga. Ekonom di Capital Economics, mengatakan bahwa meskipun data ekonomi pada kuartal pertama diperkirakan akan lemah, banyak dari perekonomian tersebut terkait satu sama lain. Mereka menambahkan bahwa penurunan suku bunga Juni masih diperbincangkan.

Ekonom Nomura juga tidak mengharapkan untuk melihat perubahan materi dalam pernyataan kebijakan moneter Fed atau saran bahwa keputusan untuk kenaikan suku bunga telah berubah.

“Meskipun sangat mungkin bahwa FOMC akan mengakui keadaan terakhir agak melemah, kami tidak mengharapkan Komite untuk menunjukkan bahwa ia memiliki dampak penting pada prospek jangka menengah untuk perekonomian dan kebijakan,” kata mereka. “Dengan demikian, menurut pandangan kami, kami akan terus berharap waktu yang paling mungkin untuk kenaikan suku bunga pertama akan dilakukan pada pertemuan FOMC September.”

(zou)



Informasi dan Berita Lainnya:

Share

Komentar

Leave a Reply




%d bloggers like this: