Harga Emas, Perak, Platinum, Palladium
     
Harga Emas Tertinggi Terendah Hari Ini

Harga Emas Jatuh Ke Level Terendah Sejak Pertengahan Juni Menjelang Jackson Hole

Harga emas jatuh ke level terendah sejak pertengahan Juni karena dolar AS naik ke level tertinggi dalam 11 bulan terakhir yang dipengaruhi oleh hawkish menurut Federal Reserve.

Pada 09:47 EDT, emas Comex Desember turun $17,30 pada $1,277.90 per ounce, level terendah sejak 18 Juni. Perak untuk September turun 10.20 sen menjadi $19,395, terendah sejak 12 Juni Platinum Oktober turun $9,30 pada $1,420.10, sedangkan paladium untuk September naik $7,55 pada $876.

Harga emas mulai melemah pada hari Rabu di New York setelah jam perdagangan, setelah rilisnya hasil rapat Komite Federal Pasar Terbuka pada bulan Juli, yang menunjukkan bahwa menurut The Fed situasi tenaga kerja AS membaik. Hal itu bisa menyebabkan bank sentral untuk menaikkan suku bunga lebih cepat dari perkiraan.

Hasil rapat tersebut mengemukakan bahwa jika konvergensi menurut tujuan Komite terjadi lebih cepat dari yang diharapkan, mungkin menghapus akomodasi kebijakan moneter lebih cepat dari yang saat ini diantisipasi adalah langkah yang lebih tepat.

Harga emas dalam perdagangan Asia, jatuh melalui dukungan pada 200-day moving average sekitar $1.287 untuk berjangka pada Desember dan $1.284 untuk logam spot. Emas juga berhasil menembus support perdagangan baru-baru ini sebesar $1280, tapi sejauh ini tidak mempengaruhi kerugian yang melampaui harga rendah semalam $1.274 pada dini hari tadi.

“Badai yang sempurna untuk emas dimulai kemarin sore dengan rilisnya hasil rapat Fed, ketakutan yang berlebihan sekarang mempengaruhi harga penjualan emas dan (sell) stop terpilih menjadi jalan aman untuk mencapai $1,275,” kata George Gero, wakil presiden dan ahli strategi logam mulia RBC Capital Markets Futures Global.

Hasil rapat FOMC mempengaruhi naiknya dolar AS, mendorongnya ke harga tertinggi dalam 11-bulan. Dolar telah meningkat minggu ini dan diperkirakan sampai hari Kamis, beberapa pengamat pasar akan terus memantau seberapa baik logam naik kembali dalam menghadapi dolar. Dolar juga menguat secara individual terhadap euro dan yen.

Gero mengatakan penurunan data pengangguran mingguan pada hari Kamis tidak mempengaruhi tarif biaya inap untuk tetap rendah lebih lama.

Kelemahan emas muncul menjelang dimulainya konferensi tahunan Jackson Hole Symposium Ekonomi Kansas City Federal Reserve, yang dimulai pada hari Kamis dan berakhir Sabtu di Jackson Hole, Wyoming. Keynote speech dari Ketua Fed Janet Yellen di pasar tenaga kerja dijadwalkan pada jam 10:00 pagi EDT. Mengingat seringnya ia mengungkapkan keprihatinannya tentang pasar tenaga kerja, kualitas kerja dan pertumbuhan upah, pedagang mengira-ngira apa yang mungkin akan dikatakannya dalam pertemuan Fed.

“Jika Ibu Yellen mengatakan sesuatu yang lembut, maka hal tersebut bisa menghentikan penurunan harga emas,” kata Lesh.

Sementara Fed tidak mungkin untuk menaikkan suku bunga sampai pertengahan 2015, hasil laporan pada hari Rabu menunjukkan sinyal Fed lebih keras, “dan ini adalah masalah bagi emas,” katanya.

Selain hasil laporan pertemuan FOMC, pengamat pasar mengatakan dolar menemukan kekuatan tambahan dari penurunan yang lebih tajam dari yang diperkirakan di HSBC ‘flash’ purchasing managers’ index di Cina. PMI turun tajam hingga 50,3 pada bulan Agustus, lebih lemah dari perkiraan konsensus yaitu 51,5.

Analis mata uang mengatakan kenaikan indeks dolar AS terhadap euro dan yen menggarisbawahi perbedaan kebijakan moneter antara bank sentral utama dengan Fed yang bergerak menuju kebijakan moneter ketat, sementara Bank Sentral Eropa dan Bank of Japan lebih menuju ke kebijakan akomodatif.

“Konferensi ekonomi Jackson Hole besok, dapat menjadi platform yang akan memungkinkan Super Mario (Draghi) dan Janet Yellen untuk meyakinkan investor dengan panduan ekonomi mereka yang mungkin akan memberikan beberapa kabar baik seperti apakah tongkat QE (pelonggaran kuantitatif) dapat diserahkan dengan lancar dari AS ke Eropa,” kata Janet Mirasola, managing director, metals group, Wells Fargo Securities LLC.

Lesh mengatakan emas memiliki support di low April $1.270, yang akan menjadi hal yang akan dipantau berikutnya. “Kita harus memantau apakah emas dapat menstabilkan ini,” katanya, seraya menambahkan jika emas tidak bisa, support berikutnya adalah sekitar $1.250.

Sama seperti emas yang sedang menguji beberapa dukungan downside, dolar AS sedang menguji batas atasnya, dan Lesh mengatakan rally jangka pendek mungkin akan menjadi sedikit berlebihan. Turunnya harga dolar bisa mempengaruhi emas juga.

(Pr)

 



Informasi dan Berita Lainnya:

Share

Komentar

Leave a Reply




%d bloggers like this: