Harga Emas, Perak, Platinum, Palladium
     
Harga Emas Tertinggi Terendah Hari Ini

Harga Emas kembali Naik karena Adanya Konflik Suria dan Debat Pelonggaran Kuantitatif Fed

Harga emas kembali menguat pada hari Selasa. Hal ini didukung oleh beberapa faktor: meningkatnya pembelian safe haven berkaitan dengan adanya kemungkinan aksi militer AS terhadap Suriah dan adanya kemungkinan bahwa Federal Reserve akan membatasi pembelian obligasi.

Emas Comex untuk bulan Desember naik $ 24,30, atau 1,7%, menjadi $ 1,417.40 per ounce.

Minyak mentah New York Exchange Mercantile juga kembali menguat, dengan adanya kenaikan minyak mentah untuk bulan Oktober sampai $ 2,64 per barel menjadi $ 108,56. Minyak mentah sangat sensitif terhadap ketegangan yang terjadi di Timur Tengah. Meskipun Suriah bukanlah produsen minyak utama, muncul kekhawatiran akibat perang tersebut bisa mengganggu pasokan minyak.

Beberapa analis mengutip bahwa ketegangan yang terjadi di Suriah bisa menaikkan harga emas.

Kekhawatiran tentang dugaan penggunaan gas kimia oleh pemerintah Suriah terhadap pemberontak pekan lalu juga diperkuat oleh Menteri Luar Negeri AS John Kerry yang mengatakan pada hari Senin bahwa ada bukti “tak terbantahkan” dalam serangan mematikan tersebut. Laporan berita mengutip komentar Kerry tersebut bahwa pemerintahan Obama sedang mencari solusi, apakah akan menggunakan kekuatan militer untuk campur tangan dalam konflik tersebut. Sekretaris Pers Gedung Putih Jay Carney juga mengatakan pada hari Senin, bahwa serangan dengan senjata kimia merupakan “pelanggaran internasional,” tambahnya.

Laporan data penjualan rumah kembali melemah dikarenakan Adanya wacana mengenai apakah The Fed akan mengumumkan rencana untuk menambah atau membatasi pembelian obligasi, yang dikenal sebagai pelonggaran kuantitatif, pada pertemuan kebijakan moneter September.

Bhar mengatakan data ekonomi AS akan di diskusikan pada pertemuan pada tanggal 18 September yang akan datang.

Ross Norman, CEO Sharps Pixley, mengatakan perdebatan atas program pelonggaran kuantitatif Fed dan short covering dilakukan untuk mempengaruhi pergerakan emas.

Norman mengatakan QE memiliki pengaruh yang jauh lebih besar pada emas sekarang karena Fed belum mengatakan definitif tentang apakah para pembuat kebijakan akan meruncing pada bulan September atau tidak.

Dia juga mengatakan bahwa dia dia yakin adanya short covering, yang membeli kembali posisi jual sebelumnya. Dia juga mencatat bahwa sampai saat ini spekulan memegang posisi short pada emas. Sentimen mungkin “sedikit” berubah positif dalam emas, ia menambahkan.

Menurut Nabavi, Dilihat dari Grafik Teknikal, resistensi untuk Emas pada bulan Desember berada di $ 1.425, dan kemungkinan mengalami kenaikan hingga  $ 1485. Disisi lain, Norman mengatakan emas juga bisa turun ke $ 1450 jika melihat tren saat ini. (Dn)



Informasi dan Berita Lainnya:

Share

Komentar

Leave a Reply




%d bloggers like this: