Harga Emas, Perak, Platinum, Palladium
     
Harga Emas Tertinggi Terendah Hari Ini

Harga Emas Kemungkinan Akan Didukung Oleh Kebijakan Moneter Akomodatif

Emas kemungkinan akan mendapat dukungandari kebijakan moneter akomodatif global, khususnya di Amerika Serikat, kata HSBC. Pakar ekonom mengeluarkan laporan yang menyatakan bahwa mereka mengantisipasi Federal Reserve yang kemungkinan akan mempertahankan program pelonggaran kuantitatif sampai akhir tahun ini dan mungkin hingga awal 2014. Mereka mencari keuntungan kotor dari produk domestik yang tumbuh sekitar 1,7% pada tahun 2013, angka inflasi dan pengangguran yang tetap rendah menunjukkan bahwa penurunan yang terjadi tidak begitu besar. Sebuah hambatan potensial yang terjadi terhadap pertumbuhan keuntungan produk domestik tahun ini adalah pergeseran dalam kebijakan fiskal, sehingga tampaknya terlalu dini untuk mengantisipasi nilai penurunan berdasarkan tolok ukur program QE Fed, kata HSBC. “Dengan terlibatnya bank sentral global dalam kebijakan moneter yang sangat akomodatif, investor dapat memilih untuk mencari aset berkualitas seperti bullion” ujar pakar logam mulia.

Komentar Evans Menimbulkan Harapan Untuk Meningkatnya Harga Emas

Harga emas Comex kembali meningkat setelah adanya komentar dari Presiden Fed Chicago Charles Evans, kata George Gero, wakil presiden Fed dan precious metals strategist with RBC Capital Markets Global Futures. Harga logam awalnya jatuh terhadap euro setelah konferensi pers oleh Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi. Namun, pada 11:50 EST, emas Comex pada bulan April naik $ 1,50 ke $ 1,680.30 per ounce. Gero menimpali bahwa komentar dari Evans bisa ditafsirkan sebagai pelonggaran kuantitatif yang akan terus dilakukan untuk beberapa waktu ke depan. Presiden The Chicago Fed menjelaskan bahwa program pembelian obligasi Fed sebagai “energi tambahan” bagi perekonomian dan akan terus dilakukan sampai pejabat Fed yakin keadaan di pasar tenaga kerja telah membaik. (pr)

Share

Komentar

Leave a Reply