Harga Emas, Perak, Platinum, Palladium
     
Harga Emas Tertinggi Terendah Hari Ini

Harga Emas Masih Harus Berjuang karena Fed sedang Membicarakan Exit Strategi

Harga emas bisa terus berjuang karena investor menanggapi fakta bahwa Federal Reserve membicarakan  tentang pengembangan exit strategi untuk langkah-langkah pelonggaran kuantitatif.

Pada hari Jumat, Journal Wall Street Fed-watcher, Jon Hilsenrath, menulis sebuah artikel yang mengatakan bahwa Fed telah memetakan strategi “program pembelian obligasi senilai $ 85milyar yang  belum pernah terjadi sebelumnya.” Hilsenrath mewawancarai Richard Fisher, presiden Federal Reserve Bank of Dallas, dan Charles Plosser, presiden Fed Philadelphia, untuk berbicara tentang exit strategi.

Neil Mellor, ahli strategi mata uang di Bank of New York Mellon, mengatakan bahwa dalam keadaan seperti  ini bisa sulit bagi reli emas, namun, ia tidak siap untuk menyerukan aksi jual besar-besaran karena  Fed masih jauh dari penerapan exit strategi.

“Saya rasa ini adalah proses yangmana Fed akan mengambil dua langkah maju dan satu langkah mundur,” katanya. “Saya rasa Fed sedang mendiamkan sinyalnya untuk melihat reaksi apa yang terjadi di pasar.”

Mellor menambahkan bahwa ada beberapa reaksi pasar sederhana tetapi sudah  relatif diredam, seperti yang mungkin Fed harapkan.

Pada 01:50 EDT, spot  emas diperdagangkan pada $ 1,436.50 per ounce, turun $ 11,60 atau sebesar 0,80% pada hari itu. Pada saat yang sama, Index S & P 500 turun sedikit, diperdagangan di 1.632. Persentase poin perekonomian selama 10-tahun hanya naik sebesar 0,028 menjadi 1,928%.

Mellor mengatakan bahwa Fed akan berhati-hati karena para  pejabat tidak ingin menakuti aksi jual yang kuat di pasar ekuitas, yang mungkin tidak memiliki dampak yang besar pada harga emas.

“Saya rasa FBI dihadapkan dengan situasi sulit sehingga mereka akan terus berjalan dengan hati-hati untuk saat ini,” katanya.

“Saya rasa harga emas tidak akan jatuh terlalu jauh,” tambahnya. “Masih ada permintaan emas, yang akan mendukung harga.”

George Gero, wakil presiden dan strategist untuk logam mulia RBC Capital Global Markets Futures, mengatakan strategi keluar Fed hanya tinggal menunggu waktu saja. Meskipun Fed memiliki rencana, masih ada pertanyaan kapan mereka akan menerapkannya.

Di Wall Street Journal artikel, Hilsenrath menulis bahwa Fed mencoba untuk mengendalikan ekspektasi, sehingga pasar tidak bereaksi secara berlebihan terhadap berakhirnya program.

Gero mengatakan ia tidak mengharapkan Fed untuk bertindak dalam waktu dekat karena mereka belum melihat adanya masalah inflasi, yang juga alasan mengapa harga emas menurun. Begitu inflasi mulai naik, harga emas akan mulai bergerak lebih tinggi dan Fed akan mulai menerapkan strategi keluar mereka, katanya.

Jeffrey Nichols, direktur American Precious Metals Advisors, mengatakan bahwa setiap pembicaraan tentang strategi keluar ini masih terlalu dini. Meskipun Fed sedang mencoba untuk membatasi keterkejutan dari dampak berakhirnya program pembelian obligasi, akan ada keadaan yang lebih memungkinkan untuk pejabat meningkatkan program tersebut untuk mendukung pelemahan ekonomi, Nichols menambahkan.

“Saya rasa berita perekonomian akan lebih mengecewakan di masa depan,” kata Nichols. “Saya rasa Fed tidak akan terlalu cepat untuk mengakhiri programnya. Saya rasa emas akan reli karena ekspektasi stimulus moneter tumbuh. (tr,zr)

Share

Komentar

Leave a Reply