Harga Emas, Perak, Platinum, Palladium
     
Harga Emas Tertinggi Terendah Hari Ini

Harga Emas Mengalami Krisis Panjang

NEW YORK (TheStreet) – Harga emas Senin terus mengalami krisis dan turun 12% dalam satu minggu sebagaimana  pedagang harus membayar lebih untuk berdagang kontrak emas berjangka dan para investor mengambil keuntungan jangka dekat hingga akhir kuartal.

Emas untuk pengiriman Desember kehilangan $ 45 pada harga  $ 1,594.80 per ons  di divisi Comex New York Mercantile Exchange. Harga emas telah diperdagangkan setinggi $ 1,666.30 dan serendah $ 1.535, sedangkan harga emas spot turun $ 53, menurut indeks emas Kitco itu.

Harga perak turun 12 sen setelah perdagangan volatile ditutup pada $ 29,97 per ons, sementara indeks dolar AS kehilangan 0,25% pada $ 78,30.

Chicago Mercantile Exchange menaikkan jumlah uang bagi para pedagang untuk membayar perdagangan 100-ons emas kontrak berjangka sebesar 21% dan 15,6% untuk perak. Sekarang biaya bisa mencapai  $ 11.475 untuk membeli kontrak emas awal dan $ 9.450 untuk mempertahankannya.

Emas turun 12% pekan lalu karena dolar AS naik sebagai safe haven pilihan. Posisi panjang spekulatif anjlok lebih dari 22.000 kontrak di pekan yang berakhir 20 September, tetapi kontrak pendek juga turun 4.000 kontrak, menandakan pedagang keluar semua di bursa pasar emas.

Indeks dolar AS juga mengalami reli solid yang terlihat negatif bagi keduanya, saham dan komoditas, kata Mark Arbeter, kepala bagian  strategi teknis di Standard & Poor. “Kami pikir harga emas mogok,” tulis Arbeter dalam catatan terakhir, “ada sedikit dukungan grafik sampai harga mencapai wilayah $ 1.460 sampai  $ 1.560 per ons.”

Harga emas menguji rata-rata 200-hari bergerak di sekitar $ 1.525 – $ 1.535 di perdagangan semalam, tingkat teknis yang populer  untuk memusatkan perhatian para pengamat grafik, tapi kemudian bangkit dari yang angka rendah semalam.

“Saya punya perasaan aneh jika kita akan  melikuidasi angka ini,” kata Anthony Neglia, presiden Perdagangan Tower. Neglia tidak berpikir penjualan hari Senin merupakan reaksi terhadap penambahan margin tetapi lebih dari kontrak yang kadaluarsa  pada Selasa ketika para pedagang memutuskan untuk melaksanakan put atau call option (baik membeli atau menjual emas), mengubahnya menjadi kontrak berjangka penuh sesak nafas atau membiarkan kontrak berakhir tidak berharga. Hasilnya adalah aktivitas lebih banyak dan volatilitas di pasar.

“Setelah kedaluwarsa, kami menantang di harga $ 1.700,” kata Neglia, ” pergerakan harga di sini bergerak 5 %-10% untuk waktu yang cukup lama.” Neglia mengatakan jika harga emas terus $ 1.580 dia mungkin tergoda membeli di posisi panjang, jika tidak, pemberhentian berikutnya adalah $ 1.480 dan kemudian $ 1.300 per ons.

David Banister, kepala strategi investasi di TheMarketTrendForecast.com  membeli emas di saat krisis seperti  ini.

“Saya mengharapkan mayor QE3  (pelonggaran kuantitatif) untuk datang di sekitar ujung nanti dan mendorong pasar saham untuk dapat bergerak jauh lebih tinggi,” katanya. Lebih banyak uang dalam sistem dari Federal Reserve, berimbas  baik untuk emas sebagai langkah yang akan mendevaluasi dolar, menempatkan kekhawatiran inflasi  kembali ke meja dan membuat emas sebagai tempat berlindung yang menarik, “tapi tentu saja untuk mencapai hal itu akan memakan waktu cukup lama hingga dapat melebihi  $ 1.920, mungkin beberapa bulan lagi, “tambah Banister.

Pada dasarnya  tidak ada fundamental  yang benar-benar berubah untuk emas. Tidak ada solusi untuk krisis hutang Eropa – kecuali, Dana Stabilitas Keuangan Eropa kemungkinan  menggandakan kasnya di tangan, dan Amerika Serikat  melihat shutdown lain dari pemerintah yang  datang pada 1 Oktober.

Cina juga meluncurkan mesin penjual emas pertamanya  di Beijing, menurut laporan. Konsumen yang sudah ngebet terhadap emas dapat membeli hingga sebanyak $ 157.000 nilai emas. Cina berjuang melawan India untuk meraih titel sebagai negara dengan konsumen emas tertinggi di dunia.  Menurut laporan kuartal kedua dari World Gold Council mengenai permintaan emas, dua pasar menyumbang 52% dari bar global dan investasi koin dan 55% dari permintaan perhiasan global. Pertumbuhan volume dari tahun ke tahun dari total permintaan konsumen adalah sebanyak 25% di Cina.
“Saya telah berbicara dengan banyak dealer koin,” kata Phil Streible, penyiasat senior  market di MFGlobal.”Selama akhir pekan ada percikan besar untuk membeli pada sisi fisik. Saya berharap hal ini sebagai signal baik yang datang ke pihak investasi berjangka.”

 

Di tengah pembantaian pekan lalu di pasar emas, Saham Emas SPDR (GLD_) tidak melepaskan satu ton pun sebagaimana para investor jangka panjang memutuskan untuk mempertahankan saham mereka.

Jeb Handwerger, editor GoldStockTrades.com, setuju bahwa aksi jual emas adalah hanya untuk  jangka pendek dan sangat wajar terjadi  dan dikategorikan sebagai suatu halangan “restoratif … [Emas] sekarang di tingkat oversold dan belum pernah terjadi sebelumnya, yang di lain pihak [bisa menjadi] waktu yang baik untuk masuk “

 

Share

Komentar

Leave a Reply