Harga Emas, Perak, Platinum, Palladium
     
Harga Emas Tertinggi Terendah Hari Ini

Harga Emas Menurun di NY karena Outlook Stimulus AS Menekan Permintaan

Emas menurun, setelah kenaikan pertama dalam delapan sesi, karena spekulasi Federal Reserve AS yang mungkin akan mengurangi rencana pembelian obligasi sehingga menahan permintaan logam sebagai pelindung kekayaan.

Ketua Fed, Ben S. Bernanke, akan membahas prospek ekonomi dalam kesaksian kongres dan bank sentral akan menerbitkan risalah pertemuan terbarunya besok. Presiden Fed Bank Chicago, Charles Evans, mengatakan kemarin perekonomian membaik “cukup banyak.” Emas berjangka naik 1,4 persen kemarin, kenaikan pertama sejak 8 Mei, setelah Moody Investors Service mengatakan bahwa para pembuat kebijakan AS harus mengatasi hutangnya untuk menghindari pemotongan peringkat kredit tahun ini.

“Pelaku pasar harus menonton pidato Ketua Fed, Ben Bernanke, dan juga Federal Open Market Committee, yang diprediksi akan menimbulkan kekhawatiran terhadap kelanjutan dari program QE,” menurut analis di Hyderabad, India-based Karvy Comtrade Ltd., mengacu pada pelonggaran kuantitatif. “Hal ini akan mempengaruhi penurunan harga emas.”

Emas untuk pengiriman Juni turun 0,5 persen menjadi $1,376.70 per ounce pada 7:47 di Comex New York. Harga merosot ke $1,336.30 kemarin, terendah sejak April 18, sebelum rebound. Volume perdagangan berjangka adalah 31 persen di atas rata-rata 100 hari terakhir, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Emas untuk pengiriman segera di London turun 1,1 persen menjadi $1,378.80.

 

Saham ETP

Saham turun dari 10,9 metrik ton menjadi 2,187.4 ton kemarin, angka terendah sejak Juli 2011, dan turun 17 persen tahun ini, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.

Penjualan ETPS “akan menekan harga,” kata David Lennox, seorang analis di Fat Prophets di Sydney.

Emas turun 18 persen tahun ini. Presiden Fed St Louis James Bullard, yang berbicara hari ini sebelum Bernanke memberi kesaksian di Kongresesok hari, mengatakan bahwa pada tanggal 17 April telah terjadi inflasi yang mana mengakibatkan mengalami penurunan drastis dan penurunan tersebut bisa terus berlanjut untuk mendorong peningkatan pembelian aset oleh bank sentral.

Perak untuk pengiriman bulan Juli turun 1,1 persen menjadi $ 22,335 per ounce di New York. Perak turun drastis ke level $ 20,25 kemarin, angka terendah sejak bulan September 2010. Palladium untuk pengiriman bulan Juni turun 1,3 persen menjadi $ 740,70 per ounce. Platinum untuk pengiriman bulan Juli turun 1,4 persen di harga $ 1,464.10 per ounce. (zou, dn)

Share

Komentar

Leave a Reply