Harga Emas, Perak, Platinum, Palladium
     
Harga Emas Tertinggi Terendah Hari Ini

Harga Emas Naik Setelah Laporan Ekonomi

Harga emas kembali naik pada hari Kamis, dari posisi terendah di sesi awal setelah laporan tenaga kerja AS. Emas turun 70 sen, atau 0,04%, pada hari Rabu.

Emas untuk pengiriman bulan Februari naik $ 4,30 menjadi $ 1,687.50 per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange. Harga emas diperdagangkan setinggi $ 1,689.70 dan serendah $ 1,666.40 per ounce, sementara harga spot naik $ 8.10.

Harga emas di divisi Comex turun drastis pada pembukaan pasar, namun hal tidak berlangsung lama, karena harga emas segera naik di jam jam berikutnya.

Indeks dolar AS turun 0,14% menjadi $ 79,70, sedangkan perak untuk pengiriman bulan Maret turub 15 sen menjadi $ 31,70 per ounce.

Perumahan mulai naik pada bulan Desember mencapai 954.000, naik dari jumalh awal 851.000 di bulan November, menurut Biro Sensus. Departemen Tenaga Kerja melaporkan bahwa klaim pengangguran awal untuk akhir pekan 12 Januari turun menjadi 335.000, yang juga membawa rata-rata selama empat minggu terakhir bergerak turun ke 359.250.

Laporan kerja telah menunjukkan peran yang signifikan terhadap logam kuning sebagaimana Federal Reserve telah mengeluarkan banyak kebijakan moneter untuk memperkuat pasar tenaga kerja. Fed telah menegaskan kembali komitmennya untuk terus tetap menjaga agar suku bunga Fed tetap rendah dan memperbaiki langkah-langkah pelonggaran kuantitatif.

Emas telah berjuang untuk keluar dari rentang perdagangan saat ini, yang mungkin merupakan akibat dari negara zona euro, Cina, Amerika Serikat untuk mencapai beberapa kepastian dalam hal ekspansi.

“Emas merupakan komoditas murni. Memperdagangkan komoditi tersebut tidak selalu akan mendapatkan keuntungan, karena perdagangan tersebut tidak memiliki pendapatan tetap “kata Paul Pagnato, pendiri Pagnato-Karp Grup Hightower. Bank sentral harus bertindak bersama-sama, mereka semua harus terkoordinasi, sejalan dengan satu sama lain, dan ekonomi akan kembali pulih”.

Perdagangan emas pada minggu ini disaingi oleh perdagangan platinum, dengan permintaan yang seimbang dengan emas dan harganya mampu melampaui harga emas.

Harga platinum naik $ 7,20 menjadi $ 1,701.30 per ounce pada hari Kamis. Permintaan terhadap platinum telah meningkat secara signifikan di Amerika Serikat dan China – sumber utama permintaan berasal dari catalytic converter pada mobil – dan pasokan dari Afrika Selatan (produsen terbesar di dunia) telah berkurang.

Dan jika pedagang logam mulia sedang mempertimbangkan apakah harga emas akan terus naik, atau pertukaran platinum akan melonjak, ETF Securities AS Rhind menyarankan lebih baik untuk bermain di platinum.

“Ini bukan masalah jangka pendek, kita bicarakan masalah struktural mereka di Afrika Selatan, yang merupakan produsen terbesar. Itu bukan hal-hal yang dapat diselesaikan dengan cepat, dan saya pikir masalah ini tentu akan tetap ada untuk beberapa waktu, “kata Rhind.

Eropa menyatakan, tidak ada laporan yang penting pada hari Kamis, namun euro dilaporkan melemah kembali. Euro menurun hingga $ 1,3357 terhadap dolar AS yang naik dari $ 1,3289.

Saham Emas sebagian besar lebih rendah pada hari Kamis. Saham Eldorado Gold yang turun 0,77%, dan saham Kinross Gold yang kehilangan 0,75%. Barrick Gold turun 0,08%, sebagai Yamana Gold mengalami penurunan 0,28%. Emas ETF SPDR Gold Trust naik hingga 0,43%, sementara iShares Gold Trust naik 0,37%. (Dn, Pr)

Share

Komentar

Leave a Reply