Harga Emas, Perak, Platinum, Palladium
     
Harga Emas Tertinggi Terendah Hari Ini

Harga Perak dan Emas Memulih

NEW YORK (TheStreet) – Harga emas dan perak diusahakan untuk kembali mendapatkan posisinya Kamis, setelah sempat berputar-putar di awal jam perdagangan.

Emas untuk Juni diletakkan di harga $ 5,40 lebih tinggi, yaitu pada harga $ 1,506.80 pada divisi Comex New York Mercantile Exchange. Harga emas pada hari Rabu telah diperdagangkan setinggi $ 1,506.50 dan terendah $ 1,477.60. Titik harga emas naik $ 1,80, menurut indeks emas Kitco.

Harga perak untuk bulan Juli diletakkan di harga 71 sen lebih rendah yaitu pada harga $ 33,79 per ounce. Dikabarkan bahwa Shanghai Gold Exchange menaikkan persyaratan margin nya untuk perak, hal ini mengikuti CME yang juga menaikkan persyaratan marginnya untuk perak, dimana hal ini bertujuan untuk membuat nilai kontrak silver menjadi lebih mahal untuk memanage volatilitas.

Pembelian fisik di pagi hari serta perburuan tawar menawar pada emas dan perak telah terhapus karena investor lebih memilih uang tunai, walaupun kedua logam telah rally dari sesi  posisi terendah. Laporan tentang perlambatan pertumbuhan global, seperti yang telah diindikasikan yaitu dengan memperlambat output manufaktur di Inggris, memperlambat produksi industri di zona euro, dan output industri yang lebih lemah di Cina, membuat investor lebih peduli tentang lesunya pertumbuhan daripada inflasi.

Federal Reserve akan mengakhiri program pembelian obligasi $ 600 pada bulan Juni pada saat ada pembicaraan pentingnya restrukturisasi utang Yunani dan International Monetary Fund  mempersoalkan penularan. China juga menaikkan jumlah uang pada yang harus tetap berada di kas setiap bank yaitu sebesar 50 basis poin dalam upaya untuk dapat mengambil uang di luar masalah ekonomi, yang memiliki banyak kekhawatiran akan inflasi tinggi dan perlambatan pertumbuhan yang terlalu sulit  dan juga terlalu cepat.

Ketidakpastian dan krisis menjadikan emas dan perak sebagai tempat yang baik dan lebih aman bagi mereka untuk menyimpan uang tunai, tetapi banyak ahli berpikir bahwa hedge fund dan para trader menemui kesulitan untuk meminjam uang untuk digunakan trading yang karena hal ini, akhirnya memaksa mereka untuk  menjual aset lain demi membebaskan kas.

Berdasarkan hasil polling 3 bulanan yang dilakukan Global Bloomberg Poll,  dari 1.263, analis investor dan pedagang, hampir 1 dari 3 mengatakan mereka akan lebih memilih memegang uang cash dan 30% dari mereka memiliki rencana untuk membuang  sebagian dari kepemilikan komoditas mereka.

Share

Komentar

Leave a Reply