Harga Emas, Perak, Platinum, Palladium
     
Harga Emas Tertinggi Terendah Hari Ini

HSBC Berusaha Untuk Memulihkan Harga Emas Hingga Mencapai Rata-Rata $ 1,700 / Oz Pada Tahun 2013

HSBC mencari cara untuk memulihkan harga emas, dan berpendapat bahwa meningkatnya likuiditas global,  adanya “toleransi inflasi” oleh pemerintah, perang mata uang dan dan berakhirnya likuidasi exchange-traded fund memiliki kemungkinan untuk pemulihan logam tersebut.

Bank mengurangi perkiraan jumlah harga rata-ratanya untuk 2013 untuk memperkirakan pelemahan harga emas untuk per-tahunnya. Berdasarkan laporan seorang analis yang dirilis pada hari Senin, harga emas jatuh dari $1.696 per ounce pada awal tahun ini menjadi sekitar $1.595.

“Kami melihat pergeseran ini hanya sebagai sebuah fenomena jangka-pendek, dan kami tetap optimis jika emas akan kembali mengalami kenaikan,” kata HSBC.

Bank mengurangi perkiraan harga emas pada tahun 2013 menjadi US $1.700 per ounce dari $1.760. Dan pada tahun 2014 harga emas diperkirakan akan mencapai $1.720.

Beberapa penurunan harga hingga tahun ini adalah hasil yang dicari oleh beberapa investor untuk mengakhiri program pembelian obligasi Federal Reserve yang juga dikenal sebagai pelonggaran kuantitatif. Namun, HSBC mengatakan, kebijakan moneter AS tetap “sangat akomodatif,” dan Ketua Fed Ben Bernanke kemungkinan akan terus mendukung akomodasi agresif untuk sementara waktu.

“Kebijakan moneter akomodatif telah menjadi andalan dari rally emas, dan kami percaya akan naiknya harga emas hingga ada pengubahan kebijakan,” kata HSBC.

HSBC precious-metals analyst mencatat bahwa awal bulan ini, bank’s global head of asset allocation mengangkat nilai emas dalam portofolio dari 8% ke7%, dan berkomentar bahwa retorika dovish yang dilakukan oleh bank sentral menimbulkan beberapa risiko inflasi.

” kami percaya hal ini bisa mengakibatkan konsekuensi positif yang krusial untuk emas, karena harga emas cenderung naik dengan cepat ketika ekspektasi inflasi meningkat,” kata HSBC.

HSBC’s currency research team menyarankan agar negara-negara mengkuti currency war dan berharap bahwa konflik bisa meningkat di tahun ini. “Secara historis, periode depresiasi mata uang yang kompetitif sebagaimana diutarakan oleh tim peneliti forex akan berdampak baik untuk emas,” kata HSBC.

Dukungan juga datang dari “economic nationalism” sebagai negara yang mencari solusi untuk stagnasi ekonomi serta ketegangan geopolitik di Asia dan Timur Tengah yang merupakan masalah internasional, kata HSBC.

Pemegang dana dan investor lainnya telah mengurangi kepemilikan emas exchange-traded funds pada awal tahun 2013, sementara spekulan telah mengurangi keuntungan jangka panjang mereka di divisi Comex New York Mercantile Exchange, yang mana beberapa diantaranya adalah hasil dari meningkatnya jumlah posisi keuntungan jangka pendek.

“Kami percaya sebagian besar investor ETF memiliki mentalitas buy-and-hold yang berfungsi untuk menahan posisi mereka meskipun terjadi pelemahan harga baru-baru ini,” kata HSBC. “Selain itu, pertumbuhan keuntungan kotor jangka pendek di Comex menyebabkan adanya pasar terbuka untuk rally short-covering, dimana harus meningkatkan sentimen investor.

HSBC melaporkan bahwa outflow yang dihasilkan dari emas ETF hingga tahun ini mencapai 141 metrik ton. Proyek emas ETF HSBC diharapkan untuk memberikan efek positif tahun ini dan menghasilkan keuntungan sebesar 50 ton pada tahun 2013.

Analis juga mengharapkan pembelian emas oleh bank sentral untuk menghasilkan 450 metriks ton emas pada tahun ini. Selanjutnya, penurunan harga hingga tahun 2013 dapat meningkatkan permintaan perhiasan, membatasi pasokan scrap, serta memacu koin ritel dan permintaan small-bar, kata HSBC.

Bank mencari jangkauan sekitar $1.525 untuk $ 1.825 per ounce pada tahun 2013. Lebih banyak tekanan bisa terjadi dalam waktu dekat.

“Kemudian pada tahun 2013, kami berharap adanya pelonggaran moneter, currency war meningkat, dan ada ketegangan geopolitik untuk meningkatkan harga emas hingga USD1, 800/oz,” kata HSBC. “Peningkatan ekspektasi inflasi harusnya bergantung pada emas. Karena hal tersebut berkaitan dengan pemulihan harga untuk perhiasan yang paling diminati, koin, dan permintaan small-bar maka dari itu emas harus dijaga untuk tetap berada di USD 1, 500/oz. Hal ini juga dipengaruhi oleh permintaan yang ada di bank sentral.

“Untuk sisi negatifnya, pasar berada di risiko emas ETF atau likuidasi Comex, yang diperkirakan bisa menjatuhkan harga di bawah USD1, 500/oz. Meskipun kami percaya bahwa harga emas tidak mungkin berada di bawah USD1, 500/oz kecuali jika harga yang lebih rendah tersebut bisa menaikkan permintaan fisik dan menurunkan kemungkinan hasil tambangnya. Hal ini harus benar-benar mempengaruhi harga di USD 1, 450/oz.”

Untuk tahun 2013, HSBC memperkirakan bahwa produksi tambang global akan meningkat sedikit menjadi 2.900 metrik ton dari 2.848 yang terjadi pada tahun 2012.

Bank mengharapkan peningkatan permintaan global untuk perhiasan  mencapai 1.960 ton tahun ini dari 1.908 yang terjadi pada tahun lalu. Permintaan total investasi – jumlah batangan, koin, medali dan exchange-traded funds – mencapai 1.515 ton dibandingkan dengan pencapaian tahun 2012 yaitu 1.535. (pr)

Share

Komentar

Leave a Reply