Harga Emas, Perak, Platinum, Palladium
     
Harga Emas Tertinggi Terendah Hari Ini

Nasib Harga Emas 100 tahun kedepan akan Bagaimana?

SEJARAH, begitulah katanya, memberitahu kita segala sesuatu yang kita perlu tahu tentang masa depan. Di pasar komoditas, yang agak mengkhawatirkan untuk diketahui karena harga riil rata-rata emas (inflasi dihapus) sejak 1560 telah mencapai $ 500 per ounce. Khawatir?

Harga rata-rata telah meningkat baru-baru ini: sejak tahun 1960, harga riil emas telah mencapai $ 643/oz. Sejak tahun 2000, bagaimanapun, harga emas seperti  rollercoaster. Emas diperdagangkan pada $ 300/oz sebelum melesat hingga $ 1,800 / oz dan sekarang mulai turun lagi. Akankah sejarah terulang kembali ?

“Ya benar, emas menghabiskan 20 tahun untuk diperdagangkan di bawah $ 600/oz dan ia hanya menghabiskan waktu sekitar 10 tahun untuk diperdagangkan di atas nilai tersebut,” kata Peter Major, analis Cadiz Solusi Korporat. Jika itu terdengar seperti sebuah angsuran dari Cold Comfort Farm, maka  pertimbangkan implikasi yang lebih luas dari pidato yang disampaikan oleh analis komoditas berpengalaman, Jim Lennon, seorang analis di Macquarie.

Dalam pidato yang disampaikan pada peringatan 100 tahun Metal  Bulletin, sebuah majalah tentang logam  yang berbasis di London, Lennon berusaha untuk meletakkan beberapa skenario harga yang mungkin untuk kompleks logam abad berikutnya, yaitu, untuk 2113.

Pekerjaan ini jelas tidak mungkin meskipun ia melakukan pengamatan, beberapa perbandingan harga jangka panjang yang menarik, kali ini berhubungan  dengan tembaga. Tembaga, seperti yang dikenal dengan pergerakannya yang mengawali  perubahan ekonomi yang luas , nilai rata-rata nya mencapai $ 3,60 per pon ($ / lb) pada tahun 1913 – harga yang cukup tinggi jika kita lihat pada perdagangan hari ini.

Manfaat dari adanya perbandingan harga ini adalah untuk menyoroti siklus dalam industri pertambangan. Hal ini mungkin dapat membunyikan beberapa alarm, tetapi juga dapat memberikan sedikit kenyamanan bagi orang lain. “Apa yang terlihat jelas,” kata Lennon, “… adalah bahwa siklus akan terus menjadi kejam dan peristiwa ini akan terus terjadi walaupun tidak ada seorang pun yang siap.”

Lennon meyakini bahwa dua kali dalam sejarah terbaru dari industri logam, para analis telah berusaha untuk seolah-olah menyerahkan maraknya pergerakan sektor ini ke dalam tumpukan sampah. Hal ini, katanya, adalah merupakan sebuah kebodohan.

Daripada hanya menjadi fatalistik mengenai pasar pertambangan, namun, ada beberapa fakta menarik tentang tahap siklus saat ini di mana kita dapat menemukan diri kita sendiri. Pasar mungkin akan mengalami kelebihan pasokan di tengah pasar Eropa yang sedang berjuang dan adanya perlambatan pertumbuhan PDB Cina. Tetapi permintaan logam disimulasikan lebih banyak oleh urbanisasi daripada dengan pertumbuhan penduduk.

Menurut Lennon, pendorong utama pertumbuhan permintaan baja dan logam selama abad terakhir telah menjadi arus urbanisasi daripada pertumbuhan jumlah penduduk yang mutlak. “Sejak tahun 1913, populasi dunia telah meningkat lima setengah kali lipat dari 1,3 miliar menjadi tujuh miliar orang, sementara penduduk perkotaan dunia telah meningkat hampir 17 kali menjadi 3,7 miliar orang,” katanya.

“Populasi dunia diperkirakan oleh PBB  tumbuh lebih maju 1,3 kali mulai saat ini dan hingga tahun 2050 menjadi sekitar sembilan miliar orang. Namun, penduduk perkotaan diproyeksikan tumbuh 1,7 kali menjadi 6,3 miliar orang atau lebih.

“Ini menunjukkan pertumbuhan lebih lanjut dalam permintaan yang stabil, meskipun pada tingkat pertumbuhan yang lebih rendah daripada di masa lalu, terkonsentrasi di China dan negara-negara berkembang, termasuk India, Timur Tengah, Eropa Timur dan Afrika – peran Eropa Barat, AS dan Jepang akan terus berkurang dari tahun ke tahun, “katanya. (tr,dk)

Share

Komentar

Leave a Reply