Harga Emas, Perak, Platinum, Palladium
     
Harga Emas Tertinggi Terendah Hari Ini

Trader Emas Menantikan Laporan Pekerjaan AS Hari Jumat Untuk Melihat Kebijakan Moneter Fed Selanjutnya

Fokus pasar emas bergeser dari Eropa ke AS untuk melihat laporan ekonomi seperti laporan pekerjaan AS untuk bulan Mei.

Secara khusus, para trader mengamati apakah melemahnya laporan pekerjaan bulanan terus berlanjut. Jika demikian, bisa berarti harapan pelonggaran kebijakan moneter akan meningkat dari Federal Open Market Committee, yang cenderung mendukung untuk emas.

 “Semua orang akan melihat lebih jauh apakah Fed akan bertindak,” kata Frank Lesh, analis FuturePath. Laporan tersebut dijadwalkan akan dirilis pada pukul 8:30 am EDT Jumat, dan kemudian di pagi hari ada berita dari survei Institute for Supply Management manufaktur untuk bulan Mei pada 10 EDT.

“Sayangnya pasar (emas) belum diperdagangkan berdasarkan berita fundamental,” kata Bill O’Neill, salah satu Penasehat LOGIC. “Hanya diperdagangkan sesuai arus uang.”

Namun demikian, ia menggambarkan laporan pekerjaan Mei “sangat penting, lebih dari biasanya.” Ekspektasi konsensus panggilan untuk US non-farm payrolls naik 150.000 hingga 170.000. Namun, dua laporan bulanan terbaru telah mengecewakan saat downside.

 “Jika jumlah ini lebih rendah dari yang diharapkan, hal itu akan mengkonfirmasi bahwa ekonomi sangat, sangat lambat,” kata O’Neill.

Beberapa analis mengatakan betapa reaksi emas bisa menjadi lebih sulit dari biasanya setelah beberapa pergerakan harga yang tidak menentu akhir-akhir ini. Misalnya, logam cenderung untuk mengikuti turunnya euro akhir-akhir ini, tapi kemudian melonjak pada pembelian hari Rabu karena euro mencapai level terendah dalam hampir dua tahun. Selanjutnya, emas juga bereaksi terhadap data perkembangan hutang zona euro.

“Emas tidak selalu bereaksi dengan cara yang Anda pikir akan terjadi di pasar sekarang,” kata Lesh.

Namun demikian, pengamat pasar sebagian besar mengatakan mereka berharap emas mendapatkan keuntungan jika data pekerjaan harus jatuh dari perkiraan sebelumnya.

 Emas jatuh lagi dari puncaknya pada tahun 2012 mulai pada hari terakhir bulan Februari karena pelonggaran pasar lebih lanjut oleh Fed kemungkinan tidak dilanjutkan. Non-farm payrolls meningkat lebih dari 200.000 selama tiga bulan berturut-turut. Namun, kembali jatuh ke 154.000 dan 115.000 di laporan bulan Maret dan April, yang beberapa berasumsi bahwa langkah-langkah pelonggaran lebih lanjut akan tetap berlangsung.

“Semua orang memperhatikan tiga laporan berturut-turut tersebut apakah melemah atau menguat,” kata Lesh. “Tiga kali dapat menjadi awal sebuah tren. Jadi ini mungkin bisa mengatur perdagangan untuk musim panas. “

Laporan ADP untuk sektor gaji swasta, yang dirilis Kamis pagi, lebih lemah dari perkiraan, meskipun tidak cukup untuk mengarah pada pergeseran yang berarti seperti harapan untuk laporan hari Jumat dari Departemen Tenaga Kerja, kata Nomura Global  Economics. Sektor swasta meningkat sebesar 133.000 pekerjaan, yang mana harapannya adalah 150.000.

Laporan pekerjaan AS yang lemah berarti kebijakan moneter yang lebih longgar di Amerika Serikat, kata beberapa orang. Ini berpotensi inflasi, kata O’Neill. “Ada kebimbangan mengenai penurunan nilai mata uang juga,” katanya. Kedua faktor tersebut dapat menjadi pemicu untuk pembelian emas.

Lesh berkata dapat dibayangkan bahwa emas bisa mendapat keuntungan jika laporan pekerjaan melemah atau menguat lebih dari yang diharapkan. Saham mungkin bisa menguat jika laporan juga kuat, dan emas mempunyai masa yang bergerak dengan pasaran equity dan aset berisiko yang lain, kata beliau.

Laporan pekerjaan merupakan petunjuk utama bagi ekonomi Amerika Serikat, karena kemampuan orang Amerika untuk membelanjakan uang bergantung kepada pekerjaan mereka dan juga dengan pendapatannya. Laporan pekerjaan dan ISM juga cenderung untuk diikuti karena mereka adalah dua petunjuk ekonomi utama untuk bulan-bulan tertentu, dalam kasus ini adalah bulan Mei. Prediksi untuk ISM Mei adalah turun sekitar 54,0 dari 54,8 pada pembacaan awal April.

Namun ada yang mengatakan reaksi emas terhadap laporan pekerjaan bisa dibatasi. Jim Comiskey, senior akun eksekutif di Archer Financial Services, mengatakan ia tidak mengharapkan reaksi utama karena sebagian besar fokus pasar tetap di Eropa, kecuali ada penurunan pekerjaan AS. Dia menyatakan bahwa data pekerjaan akan berperan sebagai “second fiddle” terhadap krisis hutang zona euro.”

O’Neill mengatakan emas bisa hanya terus bereaksi terhadap arus uang di masa mendatang. Ada periode dimana pelaku pasar menginginkan likuiditas dan menjual seluruh aset, termasuk emas, untuk mendapatkan uang tunai. Investor juga berusaha mencari obligasi dari Amerika Serikat dan Jerman, untuk mendorong hasil yang lebih rendah.

“Saya tidak yakin apakah emas akan memiliki reaksi yang besar pada hari Jumat, tapi laporan pekerjaan berdampak untuk jangka panjang,” kata O’Neill. “Tapi kita harus memiliki perubahan dalam psikologi dan aliran uang.”

Share

Komentar

Leave a Reply